Kamis, 30 April 2026

MACET PARAH NIH..! Dedi Mulyadi Ancam Tutup Pengusaha Tambang Nakal di Parung Panjang: Tak Ada Toleransi Lagi! 

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan tidak akan menoleransi pengusaha tambang yang mengabaikan aturan jam operasional angkutan di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Lalu lintas truk tambang yang di luar ketentuan tidak hanya memicu kemacetan parah, tetapi juga merusak infrastruktur jalan yang baru dibangun.

“Apabila pengusaha tidak menaati peraturan tentang jam operasionalnya, saya tutup. Saya tutup kalau dia tidak menaati peraturan jam operasional dan operasionalnya merugikan masyarakat,” ujar Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (19/9/2025).

Ia menilai, truk-truk tambang besar yang beroperasi sembarangan telah menimbulkan keresahan masyarakat.

Padahal, kata Dedi, sebagian jalan yang ada di bawah kewenangan provinsi telah diperbaiki dengan anggaran yang cukup besar, dikhawatirkan kembali rusak.

“Truk-truk besarnya hari ini itu menggunakan jalan provinsi yang baru dibangun dengan dana ratusan miliar,” ucapnya.

Menurut dia, praktik pengusaha tambang yang hanya mengutamakan kepentingan sendiri tanpa memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain tidak bisa lagi ditoleransi.

“Bagi saya enggak ada toleransi lagi. Kalau tidak mau berubah sikap pengusahanya, cenderung hanya mementingkan dirinya sendiri, kepentingannya sendiri, tidak memperhatikan aspek-aspek ketertiban, keamanan, keselamatan orang lain, akan saya tutup,” pungkas Dedi.

Kepada Bergelora.com di Bandung dilaporkan, sebelumnya diberitakan, lalu lintas di kawasan perbatasan Legok–Parung Panjang, Kabupaten Bogor, macet parah akibat aksi blokade jalan yang dilakukan para sopir truk tambang, Kamis (18/9/2025) malam.

Ketua Aliansi Gerakan Jalur Tambang (AGJT) Kabupaten Bogor, Junaedi Adhi Putera, membenarkan adanya aksi tersebut.

Menurut dia, kondisi jalan dari Legok menuju Parung Panjang tidak bisa dilalui sama sekali.

“Betul, sopir sedang aksi blokade jalan. Sepanjang dari Jalan Legok ke arah Parung Panjang tidak bisa bergerak. Lumpuh total, demo semakin kacau di Parung Panjang,” kata Junaedi kepada, Kamis malam. (Martinus Ursia)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles