JAKARTA- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia siap mengerahkan aset-aset Rusia yang masih dibekukan di AS untuk membangun kembali wilayah-wilayah Ukraina yang rusak selama perang setelah perjanjian damai disepakati.
Putin juga mengatakan dia bisa memberikan 1 miliar dolar AS dari aset yang berbasis di AS kepada Dewan Perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Dana yang tersisa dari aset Rusia yang dibekukan di AS juga dapat digunakan untuk membangun kembali wilayah yang rusak akibat pertempuran setelah penandatanganan perjanjian damai antara Rusia dan Ukraina.
Putin juga mengatakan dia bisa memberikan $1 miliar dari aset yang berbasis di AS – yang dibekukan untuk menghukum Putin atas invasi skala penuhnya ke Ukraina pada tahun 2022 – kepada Dewan Perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump .
Putin juga mengatakan dia bisa memberikan $1 miliar dari aset yang berbasis di AS – yang dibekukan untuk menghukum Putin atas invasi skala penuhnya ke Ukraina pada tahun 2022 – kepada Dewan Perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump .
Kepada Bergeloramcom di Jakarta, Sabtu (31/1) dilaporkan, Putin mengatakan tawaran itu telah dibahas dengan AS, dan dia berencana untuk membicarakannya lebih lanjut pada hari Kamis selama pertemuan dengan utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner di Moskow.
“Bahkan sebelum kita menyelesaikan masalah partisipasi dalam Dewan Perdamaian dan pekerjaannya, mengingat hubungan khusus Rusia dengan rakyat Palestina, saya yakin kita dapat menyalurkan satu miliar dolar ke Dewan Perdamaian dari aset Rusia yang dibekukan di bawah pemerintahan AS sebelumnya,” kata Putin dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan Rusia.
“Sisa dana dari aset kami yang dibekukan di AS juga dapat digunakan untuk membangun kembali wilayah yang rusak akibat pertempuran setelah penandatanganan perjanjian damai antara Rusia dan Ukraina,” kata pemimpin Rusia itu.
Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut merupakan tawaran Rusia yang dirancang untuk menarik perhatian presiden Amerika dan menghindari sanksi ekonomi lebih lanjut, yang dibiayai dengan uang yang saat ini tidak dikendalikan Kremlin.
Dengan hanya sekitar 4 miliar hingga 5 miliar dolar AS aset Rusia yang disimpan di AS, usulan tersebut juga hanya mewakili sebagian kecil dari jumlah yang dibutuhkan Ukraina untuk membangun kembali, dan juga sebagian kecil dari total aset beku negara tersebut yang diperkirakan mencapai 300 miliar dolar AS di seluruh dunia, yang sebagian besar disimpan di Eropa.
Rusia berupaya menghindari peningkatan sanksi AS terhadap dirinya sendiri atau mitra dagangnya, meskipun negara itu menunjukkan sedikit tanda-tanda kesediaan untuk mengubah perang yang dilancarkan Putin terhadap negara tetangganya di sebelah barat hampir empat tahun lalu.
Trump telah berulang kali menyalahkan Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebagai penghalang perdamaian, dan mengancam akan memberlakukan tarif dan sanksi terhadap mitra dagang Rusia pada saat-saat ia menyalahkan Kremlin. Kedua pihak tetap memiliki perbedaan pendapat yang besar mengenai beberapa aspek rencana perdamaian yang diusulkan Trump, dengan Rusia bersikeras agar Ukraina menyerahkan wilayah yang saat ini tidak dikuasainya sebagai bagian dari kesepakatan apa pun.
Ukraina dan Rusia saling melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi seiring invasi skala penuh Rusia ke negara tetangganya yang akan memasuki tahun kelima, dengan Kyiv dan Moskow tetap berada dalam kebuntuan terkait rencana perdamaian yang diusulkan.
Pada Februari 2025, total biaya rekonstruksi serta dukungan ekonomi dan sosial diperkirakan mencapai sekitar $524 miliar selama sepuluh tahun ke depan.
Biaya rekonstruksi terus meningkat. Musim dingin ini, Putin meningkatkan serangan terhadap sektor energi Ukraina, menyebabkan jutaan orang tanpa pemanas dan air di tengah suhu yang membekukan.
Putin membahas kemungkinan sumbangan sebesar 1 miliar dolar AS kepada Dewan Perdamaian dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pembicaraan di Moskow pada hari Kamis. Uang tersebut harus digunakan untuk membantu “pemulihan Jalur Gaza” dan rakyat Palestina, katanya.
Trump telah mengundang puluhan pemimpin dunia untuk bergabung dengan dewan tersebut, sebuah elemen kunci dari rencana 20 poinnya untuk mewujudkan perdamaian abadi di Gaza. Ia menuntut agar negara-negara membayar setidaknya $1 miliar untuk keanggotaan tetap di dewan tersebut. (Web Warouw)

