Rabu, 4 Februari 2026

NGERI BANGET NIH..! Banjir Bandang di Jember, Warga Diminta Tetap Waspada Bencana Susulan

JAKARTA – Penanganan bencana banjir bandang yang melanda Desa Pakis Kecamatan Panti dan Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember, Jawa Timur terus dilakukan. Ada warga yang telah kembali ke rumah ada puka yang masih bertahan mengungsi di rumah saudara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan, hingga Selasa (3/2/2026) sore, sebagian besar warga terdampak di sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Sebanyak 30 pengungsi sudah kembali ke rumah, namun masih ada 3 kepala keluarga yang rumahnya tergerus banjir dan sementara mengungsi di rumah saudara,” kata Edy.

Di Desa Pakis, banjir bandang menggerus dapur 4 rumah warga serta merendam sedikitnya 6 rumah dengan lumpur setinggi sekitar 15 sentimeter.

Selain itu, tercatat sekitar 30 rumah lainnya terdampak dengan kondisi halaman terendam lumpur setinggi kurang lebih 20 sentimeter.

Sementara di Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, 2 rumah terendam banjir berlumpur hingga setinggi 40 sentimeter akibat aliran sungai yang tersumbat barongan bambu.

Edy menjelaskan, BPBD bersama unsur terkait telah melakukan pembersihan rumah warga, akses jalan, serta evakuasi material bambu dan kayu yang menyumbat aliran sungai.

“Alat berat dari PUPR sudah kami turunkan untuk membersihkan Jembatan Tembelang dan saat ini progres pembersihan sudah mencapai 50 persen,” terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak, Dinas Sosial menyalurkan logistik dan membuka dapur mandiri yang menyiapkan 300 nasi bungkus bagi warga terdampak dan petugas.

Tim kesehatan juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga terdampak di lokasi bencana. Edy mengimbau warga yang tinggal di bantaran Sungai Badean agar segera mengungsi apabila hujan deras kembali terjadi guna menghindari risiko banjir bandang susulan.

“Kami minta masyarakat tetap waspada dan tidak memaksakan bertahan di rumah jika kondisi cuaca memburuk,” pesannya dikutip Bergelora.com di Jakarta, Rabu (4/2). (Web Warouw)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru