Selasa, 26 Mei 2026

DIDIKAN SIAPA NIH..? Remaja di Banyumas Digebukin Karena Ketahuan Gak Puasa

JAKARTA – Dua remaja di Banyumas diduga dipukul oleh sekelompok remaja lain karena ketahuan tidak puasa di tempat umum. Kejadian itu terekam dalam video dan beredar di media sosial.

Peristiwa itu disebut terjadi di lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas.

Dalam potongan video berdurasi 28 detik yang beredar, tampak dua remaja asal desa lain sedang menikmati nasi bungkus di sudut lapangan.

Salah satu remaja yang diduga warga desa setempat kemudian memukul bagian belakang kepala salah satu remaja yang sedang makan nasi bungkus.

Remaja lainnya mengatakan, tidak terima wilayah desanya dikotori oleh perbuatan kedua remaja tersebut.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kapolsek Pekuncen, AKP Slamet Husein membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan, kejadian ini berlangsung pada Jumat (21/2/2026).

Pihaknya telah melakukan penyelidikan dan mengungkap siapa orang-orang yang berada dalam video tersebut.

“Awalnya kami mendapat informasi tentang video viral tersebut kemudian melakukan penyelidikan mengenai orang-orangnya (yang ada dalam video) dan tempat lokasinya,” kata Husein saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/2/2026).

Polisi juga berhasil mengidentifikasi korban dan terduga pelaku. Korban diketahui warga Desa Pekuncen, sementara pelaku merupakan warga Pasiraman Kidul. Pihaknya juga sudah menemui korban.

AKP Slamet Husein mengatakan, yang bersangkutan mengaku tidak tahan berpuasa sehingga memutuskan untuk makan.

“Kami menemui korban. Korban (mengaku) tidak tahan berpuasa, kemudian makan di lapangan Desa Pasiraman Kidul,” jelas Husein.

Namun saat sedang makan, kedua remaja itu didatangi remaja dari Desa Pasiraman Kidul.

“Saat makan didatangi remaja Pasiraman Kidul untuk tidak membuat desanya tidak baik dengan tidak puasa,” ujar Husein.

Husein mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (23/2) dilaporkan, ia akan mengupayakan penyelesaian masalah tersebut lewat mediasi karena korban dan terduga pelaku masih remaja.

“Sementara masih penyelidikan, nanti akan (diselesaikan melalui) restorative justice karena masih muda-muda, ingat masa depan anaknya,” kata Husein. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles