JAKARTA- Komisaris PT Pelindo Arief Poyuono menyampaikan optimisme bahwa prospek industri pelabuhan Indonesia pada 2026 ini sangat positif.
“Pada tahun 2028 Indonesia akan melampaui dan mengalahkan Singapura dan Malaysia. Kuncinya kekompakan dan jangan malas!” tegasnya kepada Bergelora.com di Jakarta, Jumat (16/1).
Hal itu menurutnya didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil (sekitar 4.9-5%), target ekspor besar, dan fokus pemerintah menjadi poros maritim dunia yang meningkatkan peran logistik laut, infrastruktur pelabuhan, dan efisiensi maritim untuk mendukung perdagangan domestik dan internasional.
“Sektor transportasi dan logistik diproyeksikan tumbuh signifikan, terutama logistik laut yang mendominasi, didukung investasi infrastruktur, digitalisasi, dan peningkatan konektivitas untuk memperkuat posisi strategis Indonesia di Indo-Pasifik,” ujar Poyuono
Dia juga menyampaikan ada beberapa pendorong utama pertumbuhan industri pelabuhan. Pertama, stabilitas ekonomi dan ekspor.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang stabil (4.9-5%) dan target ekspor $315 miliar pada 2026 akan mendorong volume kargo di pelabuhan.
Kedua, posisi geostrategis di mana Indonesia semakin ingin menjadi pemimpin dalam tata kelola maritim, bukan hanya transit, memanfaatkan posisinya di jalur perdagangan global.
“Ketiga, fokus pada ekonomi maritim. Sektor maritim dianggap sebagai penggerak utama pertumbuhan nasional, fokus pada pengembangan pelabuhan, keamanan maritim, dan diplomasi maritim,” tuturnya.
Arief juga menyinggung trend di 2026 untuk industri pelabuhan, yaitu berupa dominasi logistik laut. Transportasi laut dan perairan darat akan tetap menjadi tulang punggung pengiriman barang (sekitar 77.6% pangsa pasar freight forwarding), sementara freight udara juga tumbuh pesat.
Kemudian, investasi infrastruktur. Pengembangan infrastruktur dan konektivitas pelabuhan terus menjadi prioritas untuk meningkatkan efisiensi.
Selanjutnya, digitalisasi dan efisiensi. Peningkatan efisiensi pelabuhan dan protokol keamanan maritim menjadi krusial untuk menopang perdagangan global.
“Pertumbuhan sektor pendukung. Sektor pergudangan (terutama yang tidak dikontrol suhu) dan layanan logistik lainnya diproyeksikan tumbuh kuat,” ucap Arief.
Arief juga menyampaikan proyeksi sektor industri pelabuhan. Menurutnya, sektor transportasi dan pergudangan diproyeksikan berkontribusi signifikan terhadap PDB, dengan pertumbuhan sub-sektor transportasi (termasuk laut) dan pergudangan yang kuat pada 2026.
“Secara keseluruhan, industri pelabuhan Indonesia di 2026 diproyeksikan akan mengalami ekspansi signifikan, didukung oleh fondasi ekonomi yang kokoh, dukungan pemerintah yang kuat, dan pemanfaatan posisi geografis strategisnya untuk memperkuat perannya dalam perdagangan dan logistik global,” ujar Arief Poyuono.
Mengalahkan Singapura dan Malaysia 2028
Ia mengingatkan, untuk tahun 2025, kapasitas kontainer di pelabuhan Singapura mendekati rekor 45 juta TEUs. Malaysia mencapai angka signifikan, dengan MMC Ports mencapai lebih dari 20 juta TEUs. Sedangkan Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 13,34 juta TEUs, tumbuh sekitar 6,87% dari tahun sebelumnya.
Meski demikian, Arief Poyuono optimis pelabuhan Indonesia juga akan melewati dan mengalahkan pelabuhan Singapura dan Malaysia pada.2028. Dia mengatakan Presiden Prabowo juga memiliki optimisme yang sama dengan dirinya.
Ia mengngingatkan transformasi dominasi maritim di Selat Malaka bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi proyek geopolitik untuk mengembalikan “poros maritim dunia” kepada Indonesia
“Dengan strategi berbasis data, fiskal adaptif, dan tata kelola terpadu, Indonesia dapat mengulang kembali kejayaan Kesultanan Malaka—bukan sebagai pelabuhan penumpang, tetapi sebagai poros perdagangan dan keamanan laut Indo-Pasifik,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa 2026 adalah gerbang menuju strategis bagi.pelabuhan Indonesia menuju 2028. Semua kekuatan Pelindo dan sektor terkait sedang mengarah pembangunan kembali kekuatan maritim.nusantara.
“Saat ini sedang kita persiapkan berbagai proyek terintegrasi menuju ke sana dan belum bisa disampaikan ke publik,” ujarnya. (Web Warouw)

