Kamis, 29 Januari 2026

AWAAAS….! Mengakibatkan Kanker, Pemerintah Singapura Tarik Peredaran Obat Darah Tinggi Losartan

Tablet 50mg dan 100mg Hyperten, Losagen, dan Losartas yang ditarik dari peredaran oleh pemerintah Singapura. (Ist)

JAKARTA- Tiga merek obat yang diresepkan untuk tekanan darah tinggi ditarik kembali dari peredaran karena mengandung lebih banyak zat berbahaya nitrosamin yang dapat berpotensi menyebabkan kanker. Hal ini diberitakan oleh www.straitstimes.com Kamis (28/3) lalu dan disiarkan ulang oleh www.Bergelora.com,  Minggu (31/3).

Namun, pasien yang saat ini menggunakan ketiga merek losartan ini disarankan untuk tidak berhenti minum obat, karena risiko kesehatan langsungnya rendah. Hal ini disampaikan oleh Health Sciences Authority, Singapura dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/3) lalu di Singapura.

Obat-obatan yang berbahaya tersebut adalah tablet 50mg dan 100mg dari merek Hypergen, Losagen dan Losartas.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa sekitar 137.000 pasien di Singapura menggunakan tiga merek losartan yang sedang ditarik kembali.

Dari jumlah tersebut, sekitar 130.000 pasien telah diresepkan Losartas di rumah sakit umum dan poliklinik.

Untuk mengamankan stok Losartan yang diperkirakan akan terpengaruh oleh penarikan tersebut, Departemen Kesehatan telah menyarankan dokter untuk meresepkan obat tersebut satu bulan sehingga semua pasien memiliki obat yang cukup untuk mengendalikan tekanan darah tinggi mereka.

“Ini memastikan bahwa pasien di semua pengaturan dapat segera menerima obat yang mereka butuhkan. Ini mungkin dilakukan selama enam bulan ke depan,”

Ia menambahkan bahwa pasien yang sudah janji ketemu dokter sebelum 1 Juli harus menunggu untuk berbicara dengan dokter mereka, yang akan menasihati mereka tentang obat-obatan alternatif yang sesuai.

“Mereka yang memiliki janji setelah 1 Juli akan dihubungi untuk konsultasi dan atau ditinjau pengobatan sebelumnya,” katanya.

HSA mengatakan tablet ini mengandung bahan losartan yang dibuat oleh perusahaan farmasi India Hetero Labs yang menunjukkan sejumlah jejak zat berbahaya.

Menurut Otoritas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat, perusahaan obat itu telah menarik sejumlah obat-obatan tertentu sejak bulan lalu.

HSA mengatakan bahwa beberapa obat losartan juga telah ditarik di negara lain dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah setempat telah memutuskan untuk menguji semua produk losartan dan mengidentifikasi tiga dari 10 merek yang dijual di Singapura.

Pengujian juga dilakkukan pada obat lain dalam kelas obat hipertensi yang sama, seperti valsartan, yang telah ditarik di beberapa pasar asing. Namun obat ini dinyatakan aman.

“HSA akan meminta perusahaan untuk melakukan perubahan yang diperlukan untuk proses pembuatan mereka untuk memastikan bahwa obat-obatan tidak mengandung zat berbahaya ini di masa depan,”

Kementerian Kesehatan mengatakan Sektor kesehatan publik telah membuat pesanan tambahan untuk merek losartan yang tidak terpengaruh.

“Pasokan tambahan akan segera tiba mulai beberapa minggu lagi. Para importir juga akan menyisihkan persediaan tambahan untuk penyedia layanan kesehatan swasta,”

Pasien akan diberikan obat pengganti “selama periode sementara” akan dikenakan harga yang sama atau lebih murah.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan Indonesia ataupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. (Web Warouw/Donni)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru