Jumat, 23 Februari 2024

Balita Gizi Buruk Di Bangkalan Akhirnya Meninggal

BANGKALAN- .Bayi di bawah umur lima tahun (Balita) bernama Agus (3,5th) yang menderita gizi buruk dari Desa Dupok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan meninggal dunia akibat kekurangan asupan gizi. Hal ini disampaikan (Dewan Kesatahan Rakyat (DKR) Bangkalan kepada Bergelora.com di Banggakalan, Senin (27/2) malam.

“Pukul 20.00 Ananda Agus menghembuskan nafas terakhir di Irna A ruang ICU lantai 2 di Rumah sakit Syarifah Ambami Rato Ebuh. Sejak awal ananda Agus ini kami dampingi mulai dari pengurusan surat keterangan tidak mampu dan KSK keluarga sampai pendampingan di kamar ICU karena mereka keluarga dari golongan yang kurang mampu,” tutur Hamim relawan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR).

Naimah Ibu dari Agus merasa terpukul atas kejadian ini dan berharap petugas kesehatan di puskesmas untuk lebih baik dalam melayani dan lebih dekat dengan kondisi kesehatan rakyat khususnya keluarga yang kurang mampu dan awam di bidang gizi. Keluarga juga meminta kasus gizi buruk ini tidak terulang kembali menimpa pada balita.

Ketua DKR Bangkalan Muhyi, yang selama ini peduli kesehatan warga miskin ikut angkat bicara,

“Ini salah satu kasus yang sangat memalukan kami warga Bangkalan. Seharusnya petugas kesehatan intens mencegah dengan memberikan pendidikan gizi bagi warga miskin, semoga kasus kurang gizi dan gizi buruk berakhir pada Agus” katanya.

Sebelumnya, Agus (3,5 tahun) sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Syarifah Ambami Ratoh Ebuh di ruangan ICU Irna A lantai dua, Bangkalan sejak 26 Februari 2016 Pukul 18.00. Anak ini menderita gizi buruk dengan berat badan 9 kilogram.

“Penjelasan dokter umurnya tersisa 10% jikapun ada keajaiban. Tubuhnya mengalami kecacatan,” demikian Naimah ibu pasien kepada menjelaskan kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (27/2).

Hamim, relawan DKR yang mendampingi pasien mengatakan bahwa anak ini mengalami gizi buruk seperti yang dijelaskan perawat yang tidak mau di sebutkan namanya.

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Kesehatan A. Muzekki belum mengetahui informasi tentang status pasien gizi buruk karena masih dalam perjalanan pulang dari Rakornas  Kesehatan di Jakarta. (Ardiansyah Mahari)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru