JAKARTA — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyarankan masyarakat untuk memilih orang yang baik seperti Presiden Joko Widodo pada pemilu mendatang.
Pernyataan itu ia sampaikan saat membahas kondisi tahun politik. Menurutnya, banyak pihak yang kebingungan menentukan pilihan.
“Jangan terbawa arus. Pilih orang yang baik. Seperti Pak Jokowi itu kan saya pilih karena saya yakin beliau orang baik,” kata Mega pada acara Desa Bersatu di Lapangan Parkir Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/3).
Mega memahami tak semua masyarakat suka dengan kepemimpinan Jokowi. Namun, ia yakin keputusan memilih Jokowi pilihan adalah tepat.
“Semua itu tidak bisa disenangkan, pro kontra pasti ada,” ujarnya.
Mega beberapa kali mengenang keputusannya memilih Jokowi sebagai capres pada Pilpres 2014. Ia berkata banyak yang meragukan pilihannya saat itu, tetapi ia tak menghiraukan.
“Saya tidak salah pilih ketika saya waktu men-declare Pak Jokowi [sebagai Capres]. Orang kan dengan sinis mengatakan, ‘siapa toh Jokowi?’ gitu,” ucap Megawati pada Rakernas II PDIP, di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis, 23 Juni 2022.
Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan scara terpisah, Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri berbicara soal kondisi negara di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Megawati menilai Jokowi tengah bekerja keras mengurusi negara hingga badannya bertambah kurus.
Hal ini disampaikan Megawati dalam acara peringatan 9 Tahun UU Desa di GBK Senayan, Jakarta, Minggu (19/3/2023). Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mendagri Tito Karnavian turut hadir dalam acara itu.
“Kalian itu boleh meminta karena ini negara bangsa ini milik kalian tetapi juga harus mikir seberapa jauh sih negara kita ini yang namanya dari sisi keuangannya,” kata Megawati dalam acara itu.
Megawati menyinggung antusiasme rakyat yang kerap menyerukan nama Jokowi. Megawati mengaku hanya bisa tertawa ketika melihat hal itu.
Namun, Megawati meminta rakyat mengasihani Jokowi sebagai pemimpin negara saat ini. Menurut dia, Jokowi tengah fokus mengurusi negara hingga postur badannya tampak tambah kurus.
“Presiden kita itu, tadi kan itu, ‘Pak Jokowi!’ kan itu. Banyak kan, saya lihat. ‘Oh Pak Jokowi itu surveinya tinggi’. Saya cuma ketawa aja kalau udah ngelihat itu. Boleh, idola itu namanya,” kata Megawati.
“Permasalahannya juga, kasihanin dong, badannya kan makin kering ya. Makin kurus, lho. Karena ininya pusing lho. Urusin negoro. Negoro ini susah lho diurus,” kata Megawati.
Megawati menambahkan, kalimatnya itu tak bermaksud bernada provokasi. Dia menegaskan, para kepala desa yang hadir di lokasi acara itu mesti guyub di desanya masing-masing.
“Jangan satu, ya, terprovokasi. Ini Ibu bilang banget. Provokasi sama provokator itu beda. Kebayang nggak, jadi guyub di desa masing-masing,” katanya. (Enrico N. Abdielli)

