Minggu, 1 Februari 2026

Kereeen..! 70 Penyair Nusantara Siapkan Puisi Untuk Perdamaian Dunia

AJ Susmono dari Jaringan Kerja kebudayaan Rakyat (Ist)

JAKARTA- Sebanyak 70 penyair akan ikut serta dalam Pertemuan Penyair Nusantara PPN X Banten 15-17 Desember 2017. Tujuannya adalah untuk menggagas perdamaian dunia saat ini.

“Konflik, kekerasan, dan perang di sejumlah negara, sudah sepatutnya mendapatkan empati, kepedulian, dan sikap dari penyair. Contohnya konflik, kekerasan, dan benturan bersenjata di Myanmar, Irak, Libya, Suriah, Mesir, Prancis, Ingris, dan di kawasan lainnya,” demikian salah satu peserta, AJ Susmono, budayawan yang tergabung dalam Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKKER) kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (1/11).

Kepada Bergelora.com dilaporkan, panitia PPN X baru saja mengumumkan nama-nama peserta dari Indonesia yang lolos kurasi untuk PPN X. Berikut nama-nama peserta dari Indonesia yang lolos kurasi:   

Dari Luar Banten

[1] Acep Zamzam Noor (Tasikmalaya)

[2] Amien Kamil (Jakarta)

[3] Anwar Putra Bayu (Palembang)

[4] Dato H. Teja Alhabd (Tanjungpinang)

[5] Dewa Sahadewa (Kupang)

[6] Dino F. Umahuk (Maluku Utara)

[7] Hamdy Salad (Yogyakarta)

[8] Hasan Bisri BFC (Jakarta)

[9] Husnizar Hood (Tanjungpinang)

[10] Imam  Ma’arif (Jakarta)

[11] Isbedy Stiawan ZS (Lampung)

[12] Iyut Fitra (Payakumbuh)

[13] Jumari HS (Kudus)

[14] Lukman Asya (Sukabumi)

[15] Mashuri (Surabaya)

[16] Matdon (Bandung)

[17] Ramon Damora (Batam)

[18] Raudah Jambak (Medan)

[19] Sihar Ramses Simatupang (Depok)

[20] Sosiawan Leak (Solo)

[21] Sulaiman Juned (Padangpanjang)

[22] Suminto A. Sayuti (Yogyakarta)

[23] Syaifuddin Gani (Kendari)

[24] Tajuddin Noor Ganie (Banjarmasin)

[25] Tarmizi Rumahitam (Batam)

[26] Tengsoe Tjahjono (Jember)

[27] Thomas Budi Santoso (Kudus)

[28] Viddy AD Daery (Lamongan)

[29] Warih Wisatsana (Denpasar)

[30] Yahya Andi Saputra (Jakarta)

Peserta Dari Banten

[1] Edi Bonetski (Tangerang)

[2] Siti Nuraisyah (Pandeglang)

[3] Mustafa Ismail (Tangerang)

[4] Rini Intama (Tangerang)

[5] Arip Senjaya (Serang)

[6] Alexander Aur Apelaby (Tangerang)

[7] A.J. Susmana (Tangerang)

[8] Nila Munasari (Tangerang)

[9] Riduan Hamsyah (Pandeglang)

[10] Muhammad Rifki (Tangerang)

[11] M. Anton Sulistyo (Tangerang)

[12] Munawir Syahidi (Pandeglang)

[13] Irwan Sofwan (Serang)

[14] Irwan Segara (Lebak)

[15] Badai Muth. Siregar (Tangerang)

[16] Encep Abdullah (Serang)

[17] Dody Kristianto (Serang)

[18] Ayu Cipta (Tangerang)

[19] Dhenok Kristianti (Tangerang)

[20] Tjarsad AZ (Tangerang)

[21] Teguh Wijaya (Tangerang)

[22] Hilman Sutedja (Pandeglang)

[23] Argo L. Fatir (Serang)

[24] Jaya Budi Santosa (Tangerang)

[25] Saefullah (Serang)

[26] Mahan Jamil Hudani (Tangerang)

[27] F.M. Indria (Tangerang)

[28] Zham Sastera (Pandeglang)

[29] Dhea Lintang Wengi (Lebak)

[30] Imam Budiman (Tangerang)

[31] Abah Yoyok (Tangerang)

[32] Trip Umiuki (Tangerang)

[33] Herwan F.R (Serang)

[34] Baehaqi Muhammad (Serang)

[35] Dewi Nova (Tangerang)

[36] Iman Sembada (Tangerang)

[37] Shobir Poer (Tangerang)

[38] Toto ST Radik (Serang)

[39] Gol A Gong (Serang)

[40] Firman Venayaksa (Serang)

Para penyair menurut AJ Susmono merasa perlu menyumbangkan pandangan dan solusi untuk mengakhiri berbagai konflik dan kekerasan dan kalau bisa mencegahnya secara abadi agar tidak terjadi di masa yang akan datang.

“Pertemuan ini sebagai ajang temu penyair nasional yang melibat penyair dari berbagai negara tetangga. Ini juga merupakan langkah strategis penyair Indonesia untuk menyampaikan posisi dan kegelisahannya pada pemerintah Indonesia menghadapi situasi nasional, regional dan internasional,” jelasnya. (Calvin G. Eben-Haezer)

 

70 Penyair Nusantara Siapkan Puisi Untuk Perdamaian Dunia

JAKARTA- Sebanyak 70 penyair akan ikut serta dalam Pertemuan Penyair Nusantara PPN X Banten 15-17 Desember 2017. Tujuannya adalah untuk menggagas perdamaian dunia saat ini.

“Konflik, kekerasan, dan perang di sejumlah negara, sudah sepatutnya mendapatkan empati, kepedulian, dan sikap dari penyair. Contohnya konflik, kekerasan, dan benturan bersenjata di Myanmar, Irak, Libya, Suriah, Mesir, Prancis, Ingris, dan di kawasan lainnya,” demikian salah satu peserta, AJ Susmono, budayawan yang tergabung dalam Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKKER) kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (1/11).

Kepada Bergelora.com dilaporkan, panitia PPN X baru saja mengumumkan nama-nama peserta dari Indonesia yang lolos kurasi untuk PPN X. Berikut nama-nama peserta dari Indonesia yang lolos kurasi:   

Dari Luar Banten

[1] Acep Zamzam Noor (Tasikmalaya)

[2] Amien Kamil (Jakarta)

[3] Anwar Putra Bayu (Palembang)

[4] Dato H. Teja Alhabd (Tanjungpinang)

[5] Dewa Sahadewa (Kupang)

[6] Dino F. Umahuk (Maluku Utara)

[7] Hamdy Salad (Yogyakarta)

[8] Hasan Bisri BFC (Jakarta)

[9] Husnizar Hood (Tanjungpinang)

[10] Imam  Ma’arif (Jakarta)

[11] Isbedy Stiawan ZS (Lampung)

[12] Iyut Fitra (Payakumbuh)

[13] Jumari HS (Kudus)

[14] Lukman Asya (Sukabumi)

[15] Mashuri (Surabaya)

[16] Matdon (Bandung)

[17] Ramon Damora (Batam)

[18] Raudah Jambak (Medan)

[19] Sihar Ramses Simatupang (Depok)

[20] Sosiawan Leak (Solo)

[21] Sulaiman Juned (Padangpanjang)

[22] Suminto A. Sayuti (Yogyakarta)

[23] Syaifuddin Gani (Kendari)

[24] Tajuddin Noor Ganie (Banjarmasin)

[25] Tarmizi Rumahitam (Batam)

[26] Tengsoe Tjahjono (Jember)

[27] Thomas Budi Santoso (Kudus)

[28] Viddy AD Daery (Lamongan)

[29] Warih Wisatsana (Denpasar)

[30] Yahya Andi Saputra (Jakarta)

Peserta Dari Banten

[1] Edi Bonetski (Tangerang)

[2] Siti Nuraisyah (Pandeglang)

[3] Mustafa Ismail (Tangerang)

[4] Rini Intama (Tangerang)

[5] Arip Senjaya (Serang)

[6] Alexander Aur Apelaby (Tangerang)

[7] A.J. Susmana (Tangerang)

[8] Nila Munasari (Tangerang)

[9] Riduan Hamsyah (Pandeglang)

[10] Muhammad Rifki (Tangerang)

[11] M. Anton Sulistyo (Tangerang)

[12] Munawir Syahidi (Pandeglang)

[13] Irwan Sofwan (Serang)

[14] Irwan Segara (Lebak)

[15] Badai Muth. Siregar (Tangerang)

[16] Encep Abdullah (Serang)

[17] Dody Kristianto (Serang)

[18] Ayu Cipta (Tangerang)

[19] Dhenok Kristianti (Tangerang)

[20] Tjarsad AZ (Tangerang)

[21] Teguh Wijaya (Tangerang)

[22] Hilman Sutedja (Pandeglang)

[23] Argo L. Fatir (Serang)

[24] Jaya Budi Santosa (Tangerang)

[25] Saefullah (Serang)

[26] Mahan Jamil Hudani (Tangerang)

[27] F.M. Indria (Tangerang)

[28] Zham Sastera (Pandeglang)

[29] Dhea Lintang Wengi (Lebak)

[30] Imam Budiman (Tangerang)

[31] Abah Yoyok (Tangerang)

[32] Trip Umiuki (Tangerang)

[33] Herwan F.R (Serang)

[34] Baehaqi Muhammad (Serang)

[35] Dewi Nova (Tangerang)

[36] Iman Sembada (Tangerang)

[37] Shobir Poer (Tangerang)

[38] Toto ST Radik (Serang)

[39] Gol A Gong (Serang)

[40] Firman Venayaksa (Serang)

Para penyair menurut AJ Susmono merasa perlu menyumbangkan pandangan dan solusi untuk mengakhiri berbagai konflik dan kekerasan dan kalau bisa mencegahnya secara abadi agar tidak terjadi di masa yang akan datang.

“Pertemuan ini sebagai ajang temu penyair nasional yang melibat penyair dari berbagai negara tetangga. Ini juga merupakan langkah strategis penyair Indonesia untuk menyampaikan posisi dan kegelisahannya pada pemerintah Indonesia menghadapi situasi nasional, regional dan internasional,” jelasnya. (Calvin G. Eben-Haezer)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru