JAKARTA- Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Megawati Soekarnoputri memperkenalkan ‘Salam Pancasila’. Megawati memperagakan Salam Pancasila yang benar menurut ajaran Presiden Pertama Indonesia, Ir Soekarno.
“Salam Pancasila sudah barang lama sebenarnya. Tapi yang diajarkan itu tangan kanan harus tegak. Seperti ini,” kata Mega memberi contoh pada peserta yang hadir di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Senin, (21/8).
Kepada Bergelora.com dilaporkan, Presiden kelima Republik Indonesia ini mencontohkan dengan mengangkat tangan kanannya. Salam Pancasila serupa hormat, tetapi ujung jari tidak menempel di dahi.
Jari-jari tangan harus dirapatkan dan diangkat setinggi pelipis kepala. Megawati menyampaikan, jari dirapatkan memiliki arti kesatuan. “Jarinya tidak boleh merenggang. Harus dirapatkan. Itu artinya bersatu,” ujar dia.
Setelah salam bersama, dia langsung memperagakan Salam Merdeka. Bedanya, jari yang sebelumnya dirapatkan kini harus dikepal dan dihentakan ke udara. “Dulu saat saya memperkenalkan Salam Merdeka banyak yang mencemooh saya,” ucapnya.
Megawati kemudian berteriak, “Salam Pancasila”. Para peserta Festival Prestasi Indonesia langsung meneriakkan Salam Pancasila dan Salam Merdeka, seperti yang diajarkan putri Presiden Soekarno itu. “Salam Pancasila”, seru mereka bersamaan. (Enrico N. Abdielli)

