Rabu, 12 Juni 2024

KYIV SIAP DIREBUT..! Pasukan Putin Tak Terbendung, Rusia Makin Dekat dengan Kemenangan

JAKARTA – Rusia pada mengeklaim perebutan desa lain di wilayah Donetsk timur Ukraina, yang terbaru dalam serangkaian kemajuan menjelang pertemuan puncak besar Ukraina di Swiss.

Setelah hampir setahun mengalami kebuntuan, Ukraina terpaksa meninggalkan puluhan permukiman di garis depan pada musim semi ini, dan pasukan Rusia memiliki keunggulan signifikan dalam hal sumber daya manusia dan tenaga kerja.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Senin (10/6/2024) bahwa pasukannya “terus maju ke kedalaman pertahanan musuh dan membebaskan permukiman Staromaiorske”, yang terletak di barat daya kota Donetsk yang dikuasai Rusia.

Staromaiorske berada di bagian depan selatan wilayah Donetsk, salah satu dari empat wilayah yang diklaim Moskow telah dianeksasi pada tahun 2022 dan menjadi tempat terjadinya pertempuran paling sengit.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Putin mengatakan pada forum ekonomi pekan lalu bahwa Rusia telah merebut 47 kota dan desa di Ukraina sepanjang tahun ini.

Hal ini termasuk kemajuan di wilayah timur laut Kharkiv tempat Moskow melancarkan serangan darat besar-besaran bulan lalu, yang menyebabkan ribuan warga Ukraina mengungsi dan makin menekan kekuatan pasukan Kyiv.

Penasihat keamanan nasional Presiden AS Joe Biden, Jake Sullivan, mengatakan Minggu bahwa kemajuan Rusia di wilayah perbatasan Kharkiv telah “terhenti” setelah Washington mencabut sebagian pembatasan penggunaan senjata sumbangan AS untuk menyerang di dalam wilayah Rusia.

Rusia kini mengalihkan fokusnya ke dua kota strategis di wilayah Donetsk, kata tentara Ukraina yang bertempur di sana kepada AFP.

“Pertempuran paling sengit terjadi di wilayah ini: Pokrovsk dan Chasiv Yar. Ini adalah sektor yang sangat mereka inginkan. Ini adalah obsesi mereka,” kata Oleksandr, seorang awak tank berusia 36 tahun.

Pasukan Rusia telah menyerang kota Chasiv Yar di puncak bukit selama berbulan-bulan.

Penguasaan wilayah ini akan menjadi pukulan strategis bagi Ukraina dan menjadikannya rentan terhadap kemajuan Rusia lebih lanjut.

Tentara Ukraina lainnya, Danylo Madiar (33) mengatakan “menjadi sangat sulit untuk mempertahankan garis depan ini” dengan banyak kerugian.

Zelensky mengatakan pada Senin bahwa situasi di wilayah Donetsk adalah “yang paling sulit” di seluruh garis depan.

Rusia juga melanjutkan kampanye serangan udara di kota Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, pada Senin dengan serangan yang melukai sedikitnya tujuh orang.

“Ada tiga serangan terhadap kota itu dengan menggunakan bom udara berpemandu,” kata Wali Kota Igor Terekhov dalam sebuah unggahan di Telegram.

Sebelumnya pada hari yang sama, satu orang dilaporkan tewas dan dua lainnya terluka akibat tembakan Rusia di desa Dergachi, di barat laut kota tersebut.

Pasukan Ukraina secara terpisah mengeklaim telah menyerang sistem pertahanan udara canggih Rusia semalam di semenanjung Krimea, yang dianeksasi Moskow pada tahun 2014.

Staf umum mengatakan Ukraina telah menyerang sistem pertahanan udara S-400 di dekat kota Dzhankoy dan juga menargetkan dua sistem S-300 di dekat Chornomorske dan Yevpatoriya.

Belum ada komentar langsung dari Moskow mengenai dugaan serangan tersebut dan AFP tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.

Tujuh orang juga terluka di wilayah perbatasan Belgorod Rusia, empat orang akibat ledakan ranjau dan tiga orang akibat serangan udara Ukraina. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru