Sabtu, 31 Januari 2026

LAWAAAN…! Di Munas NU, Presiden Jokowi: Fitnah Sudah Disebar Dari Rumah Ke Rumah, Kita Harus Berani Mencegah!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Munas dan Konbes NU Tahun 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2). (Ist)

BANJARNEGARA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Nahdlatul Ulama (NU) menangkal hoax menjelang Pemilu 2019. Sebab, kata Jokowi, fitnah-fitnah atau kampanye hitam sudah dilakukan dari pintu ke pintu.

“Sebentar lagi ajang besar Pilpres dan Pileg bulan April. Saya titip direspons dengan baik oleh NU, terutama kalau ada fitnah-fitnah, isu-isu, sudah dari pintu ke pintu, dari rumah ke rumah,” kata Jokowi saat membuka Munas dan Konbes NU Tahun 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2).

“Kalau ajakan kebaikan silakan tak apa, tapi kalau hal-hal meresahkan, ini yang harus dicegah dan direspons. Kita harus berani melawan ini,” ujar Jokowi yang juga capres 2019.

Lantas, Jokowi menyinggung kampanye hitam emak-emak kepadanya yang membuat isu pemerintah akan melarang azan dan melegalkan pernikahan sejenis jika Jokowi terpilih kembali jadi presiden.

“Misalnya pemerintah akan melarang azan. Logikanya masuk atau nggak masuk? Nggak masuk tapi survei kita 9 juta masyarakat percaya, ini survei ilmiah. Saya sudah bisik-bisik ke Prof KH Ma’ruf Amin bagaimana mencegah ini,” tuturnya.

Menurut Jokowi, ada sekitar 9 juta masyarakat Indonesia yang mempercayai fitnah dan hoax. Menurutnya, hal ini harus ditangkal.

“Pemerintah juga akan melegalkan pernikahan sejenis. Apa lagi ini? Kalau hal-hal seperti ini tidak direspons dan kita diam, masyarakat akan termakan,” ujar Jokowi.

Seperti diketahui, ada tiga ibu-ibu di Karawang yang kampanye hitam pada Jokowi. Berikut isi kampanyenya dalam video yang viral:

“Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin,” kata perempuan itu dalam video.

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti: Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.

Revolusi Industri 4.0

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Presiden Jokowi juga mengingatkan tantangan ke depan untuk menyongsong revolusi industri 4.0.

“Inilah strategi besar yang kita rancang agar siap hadapi revolusi industri 4.0. Jangan sampai kita ketinggalan. Namun jangan sampai kita pesimis,” kata Jokowi.

Jokowi tiba di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2), pukul 13.00 WIB. Iringan selawat menyambut kehadiran Jokowi.

Saat berjalan ke lokasi, Jokowi didampingi Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Menag Lukman Hakim Saifuddin. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’.

Nantinya Jokowi akan menyampaikan pidato dan membuka Munas dan Konbes NU. Setelahnya, Jokowi langsung bertolak ke Tasikmalaya.

Munas dan Konbes NU Tahun 2019 turut dihadiri tokoh NU yang juga cawapres KH Ma’ruf Amin, Yenny Wahid, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri BUMN Rini Soemarno, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta eks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher).

Munas dan Konbes NU nantinya akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Jumat (1/3). (Martinus Ursia)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru