Rabu, 12 Juni 2024

LOH KOQ DIPAKAI DISINI..? Induk Starlink Luncurkan Satelit Mata-mata Amerika

JAKARTA- SpaceX, induk Starlink, meluncurkan jajaran satelit mata-mata pertama milik jaringan intelijen Amerika Serikat, yang bertujuan meningkatkan kemampuan mata-mata berbasis luar angkasa.

Peluncuran satelit tersebut menggunakan roket Falcon 9 yang mengudara dari Vandenberg Space Force Base di Southern California, Rabu (22/5) lalu.

Menurut National Reconnaissance Office (NRO), ini adalah peluncuran sistem pertama yang dilengkapi pengumpulan responsif dan pengiriman data dengan cepat.

Jaringan satelit mata-mata ini pertama diketahui pada awal 2024, di mana SpaceX saat itu sedang membangun ratusan satelit mata-mata untuk NRO milik AS. Beberapa di antara satelit tersebut akan diluncurkan pada tahun ini.

“Sekitar setelah lusin diluncurkan untuk mendukung arsitektur NRO yang terus bertambah direncanakan untuk 2024 dengan tambahan peluncuran hingga 2028,” kata NRO.

Ratusan satelit mata-mata itu akan membetuk jaringan satelit di orbitnya dan bisa dipakai untuk mencari target di mana pun di muka Bumi ini, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (23/5/2024).

Selain SpaceX, ada juga Northrop Grumman — kontraktor industri pertahanan — yang ikut terlibat dalam proyek ini.

Badan intelijen dan militer di seluruh dunia semakin bergantung pada satelit yang mengorbit di Bumi untuk membantu operasional mereka. Tren ini berkembang setelah biaya menerbangkan satelit ke luar angkasa menjadi semakin murah.

Kepada Bergelora.com si Jakarta dilaporkqn, jaringan satelit milik NRO ini juga memperlihatkan bagaimana ketergantungan pemerintah Amerika terhadap SpaceX yang dimiliki oleh Elon Musk tersebut. SpaceX mendominasi peluncuran roket di Amerika dan menjadi penyedia jaringan internet satelit terbesar di dunia lewat Starlink, yang baru-baru ini juga diluncurkan secara resmi di Indonesia. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru