Rabu, 28 Februari 2024

Mantap! Menkopolhukam : Negara Menjamin Perlindungan Pada LGBT

JAKARTA- Apapun orientasi seksual dan pekerjaannya, setiap Warga Negara Indonesia memiliki hak untuk dilindungi. Hal ini berlaku juga bagi komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan trans-gender). Hal ini ditegaskan oleh Menkopolhukam, Luhut Binsar Panjaitan dalam Akun Facebook-nya, di Jakarta, Kamis (17/2).

“Meskipun demikian, terhadap LGBT tetap perlu dilakukan pencerahan agama, pendekatan oleh sosiolog, psikiater, ataupun pendekatan lainnya yang dipandang perlu,” tegasnya.

Luhut Panjaitan mengatakan dirinya membaca dibeberapa media massa bahwa LGBT disebabkan oleh kelainan kromosom. Penyakit ini bahkan sudah ada sebelum lahirnya Kristiani dan Islam. Sejarah mencatat bahwa Alexander Agung adalah seorang gay. Ini adalah fakta yang tak bisa dipungkiri.

“Untuk menanggapi isu LGBT ini, marilah kita jangan cepat-cepat menghakimi orang lain tanpa lebih dulu merefleksi diri,” ujarnya.

Ia mengingatkan jangan sampai sikap antipati seseorang pada LGBT justru akan berhadapan dengan anak cucunya yang kemungkinan akan mengalami hal yang sama.

“Ketika saya merenung, saya bersyukur hal ini tidak terjadi pada keluarga saya. Tapi apakah saya bisa menjamin hal ini tidak akan terjadi pada anak cucu saya? Saya dan Anda tidak tahu apa yang mungkin terjadi pada keluarga kita,” ujarnya.

Menkopolhukam menegaskan ketidak setujuannya pada sikap yang antipati berdasaran perbedaan pandangan tentang LGBT.

“Oleh karena itu, saya tidak pernah setuju untuk dilakukan pembunuhan atau pengusiran hanya karena adanya perbedaan pandangan. Saya percaya kita adalah bangsa yang bermartabat,” ujarnya.

Sebelum Luhut Panjaitan juga menjelaskan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah menegaskan bahwa LGBT merupakan masalah pribadi manusia. Waprespun memberikan arahan agar tiap hak warga negara dilindungi serta agar menyelesaikan tiap masalah dengan cara yang baik.

“Bapak Wapres sepakat itu hak warga negara yang dilindungi, masalah-masalah lainnya tentu bisa diselesaikan dengan cara-cara yang baik,” ujarnya.

Luhut menilai, masyarakat tak perlu membuat heboh permasalahan ini. Sebab, masyarakat LGBT juga merupakan warga negara yang perlu mendapatkan perlindungan.

“Masalah pribadi ya udah, tidak usah dihebohkan memang sudah ada. Ya sudah biarkan saja, itu hak hidup dia sebagai WN kita harus lindungi, jangan kita persoalkan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menilai penganut LGBT juga memiliki kesempatan kerja yang sama dengan masyarakat lainnya. Namun, jika komunitas LGBT melakukan kegiatan yang tak jelas, maka hal itu bisa dipermasalahkan.

Sebelumnya Luhut Panjaitan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menegaskan dalam rapat gabungan antara pemerintah dengan Komisi I dan III DPR di Jakarta, Senin (15/2), negara harus menjamin hak kelompok lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

“Mereka juga warga negara Indonesia. Bahwa agama melarang mereka itu, yes saya setuju. Tapi buat saya itu (LGBT) juga adalah hak asasi manusia,” tegasnya. (Web Warouw)
.

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru