Rabu, 12 Juni 2024

MENTERI KOQ MERES BAWAHAN..! Eks Mentan SYL Minta Dibelikan Permata Rp 120 Juta, Simak Daftar Permintaannya

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut-sebut juga meminta dibelikan permata kepada anak buahnya yang menjabat di posisi Eselon I Kementerian Pertanian.

Tak tanggung-tanggung nilainya cukup fantastis, yakni mencapai Rp120 juta.

Hal ini terungkap dalam persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian RI, Senin (13/5/2024) yang disampaikan oleh saksi Dirjen Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Nasrullah.

“Ada uang permata, Rp120 juta,” kata Nasrullah kepada jaksa penuntut umum KPK di persidangan.

Dijelaskan Nasrullah, permintaan permata itu disampaikan SYL melalui ajudannya, Panji Hartanto.

“Permata arahan kemarin disampaikan oleh ADC beliau, Panji,” kata Nasrullah.

Kala itu, Nasrullah sebenarnya mengaku merasa berat untuk memenuhi permintaan SYL itu.

Oleh karena itu, ia mencoba untuk membicarakannya dengan pejabat-pejabat Eselon I Kementan lainnya.

“Kita obrolin Pak secara informal pas lagi kumpul,” ujar Nasrullah.

Barulah setelah bertemu pejabat-pejabat Eselon Kementan lainnya terungkap bahwa memang SYL meminta banyak hal kepada anak buahnya.

Permintaan tersebut pun berbeda-beda menyesuaikan keinginan SYL.

Sebagai informasi, dalam perkara ini SYL telah didakwa menerima gratifikasi Rp 44,5 miliar.

Total uang tersebut diperoleh SYL selama periode 2020 hingga 2023.

“Bahwa jumlah uang yang diperoleh terdakwa selama menjabat sebagai Menteri Pertanian RI dengan cara menggunakan paksaan sebagaimana telah diuraikan di atas adalah sebesar total Rp 44.546.079.044,” kata jaksa KPK, Masmudi dalam persidangan Rabu (28/2/2024) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Uang itu, diperoleh SYL dengan cara mengutip dari para pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Pertanian.

Aksi SYL tak sendiri, ia dibantu eks Direktur Alat dan Mesin Kementan, Muhammad Hatta dan eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono yang juga menjadi terdakwa.

Uang yang telah terkumpul di Kasdi dan Hatta lalu digunakan untuk kepentingan pribadi SYL dan keluarganya.

Dijelaskan dalam dakwaannya, pengeluaran terbanyak dari uang kutipan tersebut digunakan untuk acara keagamaan, operasional menteri dan pengeluaran lain yang tidak termasuk dalam kategori yang ada, nilainya mencapai Rp 16,6 miliar.

Selain itu, uang-uang tersebut digunakan sesuai dengan perintah dan arahan SYL.

Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat dakwaan pertama yakni Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dakwaan kedua yakni Pasal 12 huruf f juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Serta dakwaan ketiga sesuai dengan Pasal 12 B juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Daftar Kebutuhan SYL

Berikut daftar kebutuhan eks SYL yang didanai dengan uang Kementerian Pertanian.

Diketahui, kebutuhan SYL tidak hanya untuk kepentingan dinas saja, melainkan juga untuk kepentingan pribadi.

Adapun di antaranya untuk laundry, membayar gaji asisten rumah tangga (ART), sunatan cucu hingga membeli mobil dan barang-barang mewah lainnya.

Keseluruhan kebutuhan SYL ini terungkap di setiap persidangan tentang kasus korupsinya di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Kepada Bergelora.com di Jakarra dilaporkan berikut daftar kebutuhan SYL yang didanai Kementan.

  1. Makanan Online hingga Laundry Rp3 juta per Bulan
  2. Uang Bulanan Istri
  3. Ultah Cucu
  4. Bayar Gaji ART Rp35 Juta
  5. Beli makan sehari-hari Rp2 juta
  6. Belanja ke Mall
  7. Beli Lukisan Sujiwo Tedjo Rp200 juta
  8. Bayar Dokter Kecantikan/ Skincare untuk Anak
  9. Bayar Biduan Rp50 juta – Rp100 juta
  10. Umrah SYL dan Keluarga
  11. Beli Mobil Anak Kijang Innova Rp500 juta
  12. Cicil Mobil Anak Alphard Rp43 juta selama 10 bulan.
  13. THR untuk Anggota Fraksi NasDem
  14. Biaya ke Luar Negeri ke Brazil Capai Rp600 juta
  15. Bayar Hewan Kurban Rp360 juta
  16. Sewa Pesawat Pribadi
  17. Hadiah Kondangan Emas Rp 7-8 juta
  18. Beli Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar memperlancar korupsi. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru