Senin, 15 April 2024

Pemerintah Fokus Uji Coba Pembiayaan Ultra Mikro

 

JAKARTA- Pemerintah saat ini tengah fokus dalam uji coba penerapan Pembiayaan Program Ultra Mikro yang ditujukan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Kamis (23/02).

“Kita memang fokus uji coba menerapkan dan mengimplementasikan pembiayaan Ultra Mikro yang ditujukan kepada warga, diprioritaskan masyarakat kecil dan menengah,” kata Menkominfo Rudiantara yang menyaksikan penandatanganan melalui teleconference dari Jayapura, Papua.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan Program Ultra Mikro tersebut merupakan bagian dari program pemerintah di tahun 2017 yang ditujukan untuk pembiayaan usaha masyarakat. “Tahun 2017 ada anggaran 1,7 triliun rupiah yang diperuntukkan bagi program Ultra Mikro,” jelas Menkeu.

Menkeu menjelaskan bahwa pembiayaan tersebut diharapkan bukan hanya menjadi modal usaha, tapi juga menjadi modal dalam pembentukan karakter ekonomi di masyarakat.

“Diharapkan uang ini bukan yang langsung hilang, tapi bisa jadi modal, bukan hanya kegiatan usaha tapi juga pembentukan karakter. Kita berharap dampaknya jauh lebih besar,” tegas Menkeu.

Sumbangan UMKM

Selama ini, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memberikan sumbangan 60,34% PDB dan 97,22% lapangan pekerjaan di Indonesia. Namun UMKM memiliki berbagai hambatan seperti akses pembiayaan, iklim bisnis, teknologi, kemampuan manajerial dan akses pasar.

Menteri Keuangan menyampaikan bahwa program ini dilakukan untuk memperkuat kegiatan ekonomi di tingkat masyarakat yang belum dapat ikut serta pada program Pemerintah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di tahun 2017 terdapat anggaran sebesar 1,5 Triliun pada program investasi pemerintah yang diperuntukkan untuk program-program ultra mikro atau yang ukurannya di bawah  KUR. Program sinergi tiga kementerian dilakukan dengan harapan masyarakat dapat merasakan bahwa negara hadir untuk membantu serta meringankan berbagai beban ekonomi di masyarakat.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika karena dari Pak Rudiantara juga ada program ke berbagai daerah mengenai sistem informasi dan pemberdayaan. Dari Pak Puspa Yoga karena tugas beliau adalah membina usaha kecil dan menengah. Sehingga dengan dana yang lebih dan ditambah dengan program yang ada dari berbagai institusi itu kita berharap dampaknya jauh lebih besar,” jelas Menkeu.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, nota kesepahaman ini berlaku lima tahun sejak ditandatangani dan dapat diubah, diperpanjang, atau diakhiri sesuai kesepakatan para pihak melalui addendum yang tidak terpisahkan dari Nota Kesepahaman ini. (Enrico N. abdielli)

 

 

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru