Sabtu, 25 Mei 2024

PENTING NIH GAEZ..! Password Banyak Kebobolan, Google Ganti Metode Perlindungan Data Terbaru

JAKARTA – Google mengumumkan sebanyak 400 juta orang telah menggunakan ‘passkey’, yakni metode perlindungan data baru yang dirancang untuk menggantikan password.

Google memperkenalkan passkey pada 2022 lalu, menyusul banyaknya laporan soal pembobolan password. Ada banyak modus penjahat siber dalam mencuri otentikasi password, hingga meretas akun pengguna.

Passkey diklaim jauh lebih aman ketimbang password. Pasalnya, kode yang digunakan melalui passkey tidak bisa dipakai kembali, tidak akan bocor, dan terlindungi dari serangan phising.

Google mengklaim para pengguna passkey lebih puas, sebab terbukti bisa melakukan proses otentikasi akun lebih cepat. Mereka bisa membuka perangkat hanya dengan fingerprint, face scan, atau pin.

“Password sudah lama digunakan, setidaknya selama 70 tahun terakhir. Kita semua memanfaatkannya untuk menjaga keamanan akun, namun tetap saja password sudah tak efektif lagi,” kata Product Manager untuk Identity dan Security di Google, Christian Brand.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Passkey sendiri sudah mendapat dukungan dari platform-platform buatan Microsoft dan Apple.

Namun, beberapa netizen menyebut masih belum mau berpindah sepenuhnya dari metode password.

Pasalnya, passkey dinilai lebih membingungkan dan banyak memuat bug, dikutip dari TheVerge, Jumat (3/5/2024).

“Banyak orang yang baru menggunakan passkey frustasi dengan teknologi baru ini. Perlu dilakukan peningkatan untuk passkey,” kata penulis blog Firstyear.

Hal ini diakui Brand. Menurut dia, untuk menciptakan masyarakat tanpa password di masa depan, harus dimulai pelan-pelan.

“Menurut saya sebagai industri, kita perlu belajar pelan-pelan. Kami bekerja keras untuk menghapus semua kendala, sebab kami juga kadang membuat kesalahan,” kata dia. (Calvin G. Eben-Haezer)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru