Rabu, 18 Mei 2022

SUDAH TEPAT BANGET…! Eks Menkes dr Terawan dapat Gelar Profesor Kehormatan Kedokteran Militer Unhan

JAKARTA- Mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto memperoleh gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kedokteran Militer, Fakultas Kedokteran Militer, Universitas Pertahanan (Unhan).

“Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2022 menganugerahkan gelar kehormatan atau Guru Besar Tidak Tetap di bidang Kesehatan Militer Universitas Pertahanan RI kepada Letjen TNI Purn. Dr dr Terawan Agus Putranto SpRad,” demikian keputusan tersebut yang disampaikan oleh Sekretaris Unhan, Rabu (12/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan kiprah dr Terawan dalam bidang kesehatan militer yang diakui internasional. Ide, gagasan, dan karya ilmiah militer sebagai prajurit TNI juga menjadi penilaian akhir kelayakan dr Terawan untuk menerima gelar profesor kehormatan.

Pemberian gelar profesor kehormatan kepada dr Terawan dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Dokter Terawan mulai dikenal sebagai penggagas metode ‘cuci otak’ atau Digital Substraction Angiography (DSA) untuk pasien stroke. Selain itu dia juga diketahui merupakan penggagas Vaksin Nusantara.

Dengan pemberian gelar tersebut, mantan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto itu memiliki gelar Prof.DR.Dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RO. Unhan juga telah mengukuhkan gelar profesor kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sebelumnya, Terawan dikabarkan mundur dari pencalonan duta besar (dubes) luar biasa Spanyol yang berkedudukan di Madrid. Nama Terawan masuk ke dalam 32 nama calon dubes luar biasa yang dikirimkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR.

Terawan juga penggagas Vaksin Nusantara yang berbasis sel dendritik. Vaksin tersebut aman untuk orang yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Sel dendritik yang dikembangkan Terawan bersifat autologus, individual dan aman digunakan kepada siapa saja. Saat ini masyarakat luas menunggu penggunaan Vaksin Nusantara untuk menghadapi Covid 19. Walau sampai saat ini juga BPOM.tidak mengijinkan penggunaan vaksin temuan Prof.DR.Dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RO.( Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,184PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru