Kamis, 13 Juni 2024

TAK TERBANTAHKAN..! Seluruh Muslimat NU Yakin Khofifah Asli Nahdlatul Ulama

JAKARTA – Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2022-2027 Khofifah Indar Parawansa bertanya kepada ibu-ibu Muslimat NU terkait kadar ke-NU-annya dalam acara Pimpinan Pusat Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1/2024). Saat itu, ia tengah menyampaikan sambutan di tengah-tengah sekitar 150.000 Muslimat NU yang memenuhi stadion.

Mulanya, Khofifah menyapa satu-satu para pejabat yang hadir, mulai dari Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Khofifah lalu mengungkapkan bahwa Gus Yahya dan Gus Ipul menyatakan ke-NU-an dirinya asli.

“Saya sampaikan terima kasih Pak Sekjen PBNU Gus Ipul secara khusus bersama-sama Gus Yahya Cholil Staquf, dia menyampaikan kalau ke NU-an khofifah katanya asli,” kata Khofifah dalam acara itu, Sabtu.

Khofifah lantas bertanya kepada ibu-ibu yang hadir. Sebab, kata dia, bukan pada tempatnya ia menakar ke-NU-an seseorang.

“Saya tidak pada maqam-nya (tempatnya) ngitung, NU-nya saya asli atau tidak ibu?” tanya Khofifah.

“Asli,” teriak ibu-ibu bersamaan memenuhi stadion.

Tak hanya sekali, Khofifah bertanya hingga dua kali. Jawaban yang sama lalu diberikan Muslimat NU kepada Khofifah.

“Persis dawuh nipun (yang dikatakan) Ketua Umum PBNU dan Sekjen PBNU. Matur nuwun,” ucapnya.

Lebih lanjut Khofifah menyatakan alasan acara harlah ke-78 Muslimat NU maju. Tujuannya, supaya tidak berbeda jauh dengan Harlah NU.

“Pada hari ini muslimat NU tanggal lahir hijriahnya adalah 26 Rabiul Akhir, sudah dua bulan yang lalu. (Tapi) kalau (mengacu perhitungan tahun) masehi, (jatuh di bulan) Maret,” jelasnya.

“Kita mengambil tengah-tengahnya supaya nyambung dengan harlah NU. NU lahir hijriahnya 16 Rajab, kalau masehinya 31 Januari,” sambung Khofifah.

Kepaslda Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Khofifah tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan kadar ke-NU-an yang disinggungnya. Namun, baru-baru ini calon wakil presiden nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, melontarkan pernyataan meragukan ke-NU-an warga NU yang tidak mendukung pasangan Anies-Muhaimin.

“Orang yang punya ideologi NU pasti istikamah ke Amin (Anies-Cak Imin). Saya meragukan ke-NU-annya kalau tidak pilih Amin,” kata Cak Imin di Blitar, Jawa Timur, baru-baru ini. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru