Kamis, 25 April 2024

Yusril Tantang Hasto Buka CC-TV

JAKARTA- Perseteruan antara Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disambut ahli tatanegara Yusril Ihza Mahendra dengan tantangan untuk membuka CC-TV di apartemen Capital. Karena pihak KPK membantah ada pertemuan Abraham Samad dengan petinggi PDIP.

 

“Perseteruan PDIP-KPK mulai siang ini, kalo meminjam istilah Sutan Bhatoegana makin ‘ngeri-ngeri sedaaap’ saja. Tapi ibarat kata orang Melayu Medan ‘awak ini apalah, lalatpun tak mau hinggap’. Jadi awakpun nonton saja apa yg terjadi,” ujarnya berguyon kepada Bergelora.com di Jakarta Jumat (23/1)

Menurutnya, pernyataan Hasto Kristiyanto harusnya disertai dengan alat bukti yang cukup tidak hanya sekedar memboyong wartawan ke Apartemen Kapital.   

“Segala tudingan Hasto sore ini sudah dibantah sama Jubir KPK dan dikatakan fitnah

Hasto harus tunjukkan alat-alat bukti yang lain dong selain para saksi pertemuan dengan Pak AS,” ujarnya.

Kalau benar seperti yang di katakan oleh pihak KPK, bahwa semua itu hanyalah fitnah, maka menurut Yusril Ihza Mahendra sebaiknya Abraham Samad segera melapor ke polisi.   

“Sebaliknya kalau Hasto memfitnah, ya jangan didiamkan dong. Laporkan Hasto ke polisi. Wah tambah ngeri-ngeri sedaaaap,” ujarnya.

Menurutnya masyarakat pasti saat ini sedang menunggu bukti-bukti kongkrit dari pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP ini.

“Mestinya Hasto gak ngomong doang, upload dong rekaman pertemuan yang Pak AS dibilang pake masker dan topi kaya ninja itu. Awakpun mau nonton juga,” ujar Yusril.

Ia yakin Apartemen seperti Capital pasti memiliki CC-TV yang bisa dijadikan bukti oleh Hasto tentang pertemuan Abraham Samad dengan dirinya.

“Apartemen Capital masa sih gak punya rekaman CCTV Pak AS yg dibilang datang pake masker dan topi kaya ninja itu. Atau foto-foto pertemuan AS dengan para petinggi PDIP. Awakpun mau lihat. Masa Pak hasto gak punya hehehe,” ujarnya menantang.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tiba-tiba mengungkap adanya pertemuan dengan Ketua KPK Abraham Samad di masa-masa Pilpres 2014. Hasto menyebut Samad berkeinginan menjadi calon wakil presiden untuk Joko Widodo.

Sayangnya Hasto enggan membeberkan secara jelas dan detail kronologi 6 pertemuan dengan Abraham Samad tersebut. Dia hanya menyampaikan hal-hal umum saja. Saat didesak, dia mengaku akan menjelaskannya di komite etik KPK bila terbentuk. (Dian Dharma Tungga)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru