Politik
Ketua DPR-RI, Bambang Soesatyo (Ist)

JAKARTA- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai, cyber army penting untuk ketahanan nasional. Apalagi menjelang pemilu, dengan adanya cyber army, dapat menjaga pemilu dari dampak hoaks yang bertebaran, lalu dikonsumsi publik tanpa nalar yang sahat. Ia pun mendukung dan mendorong organisasi-organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang memiliki gagasan membentuk cyber army.

“Upaya pembentukan cyber army untuk ketahanan nasional dirasa penting, apalagi sedang menghadapi beberapa agenda politik besar di satu, dua tahun ke depan ini, di tahun 2018 dan 2019," papar Bambang saat menerima Pengurus Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri Indonesia (FKPPI) pimpinan Arif Bawono, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (26/2).

Cyber army ini bertujuan menangkal pemberitaan yang berisi kebohongan alias berita palsu atau hoaks. Karena dalam internet, tidak hanya menghadirkan manfaat bagi masyarakat, tetapi terdapat pula konsekuensi dari efek negatif yang tidak kalah penting untuk diperhatikan. Sehingga perlu adanya cara berfikir bijak dalam menggunakan internet melalui sarana cyber army.

“Jadi, tantangan kita saat ini bukan terhadap  musuh nyata, tapi musuh dalam hal teknologi. Itu hoaks-hoaks yang sangat mengganggu kita, karena potensi adu domba dan potensi yang merusak moral bangsa juga ada di sana. Sehingga jika setiap organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan membentuk cyber army dan menghalau serangan berita palsu itu sangat bagus dan harus didukung,” jelas Bambang.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, ditambah kondisi global saat ini, dengan teknologi-teknologi mutakhir dan dunia informasi dengan akses internet yang luas, membuat dimensi menjadi sulit dibatasi. Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini memberikan dukungan untuk Indonesia yang bersih dari informasi palsu.

"Kami akan dukung sejauh yang bisa kita bantu, tentu dengan Komisi I DPR RI, dijembatani oleh Badan Sandi dan Siber Nasional kita, juga bekerja sama dengan badan-badan intelijen. Kita harus bersama-sama mengatasi masalah bangsa ini, tidak bisa sektoral atau sendiri-sendiri,” ujar Bambang. (Calvin G. Eben-Haezer)

Add comment

Security code
Refresh