JAKARTA – Politisi PDIP Dewi Tanjung memberikan tanggapan terkait Novel Baswedan dan 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan.
Adanya kebijakan penonaktifan 75 pegawai KPK ini lantaran mereka adalah orang-orang yang telah dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
KPK menyelenggarakan TWK untuk menjadikan pegawainya beralih status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menurut keterangan Pimpinan KPK, pihaknya telah resmi menonaktifkan kepegawaian 75 orang yang tak lulus TWK.
Mengetahui informasi penonaktifan ini, sontak menuai berbagai pro maupun kontra dari banyak pihak.
Tak sedikit pihak yang menyayangkan keputusan Pimpinan KPK yang menonaktifkan 75 pegawai itu.
Hal ini lantaran sebagian dari 75 orang itu dianggap sebagai pegawai terbaik KPK yang mampu menangani kasus mega korupsi, bahkan ada yang tengah menangani kasus korupsi.
Meski begitu, banyak pula pihak yang mendukung kebijakan penonaktifan itu.
Lantaran, 75 pegawai KPK yang tak lulus KPK dianggap memiliki wawasan kebangsaan yang rendah tak cocok sebagai pegawai KPK yang menuntut setiap pegawainya memahami wawasan itu.
Bahkan Dewi Tanjung turut serta memberikan tanggapannya terkait polemik yang terjadi terkait 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan.
Hal ini disampaikan Dewi Tanjung melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @DTanjung15.
Kepada Bergelora.com dilaporkan, dalam cuitan tersebut, Dewi Tanjung mengatakan bahwa Allah SWT pasti akan menunjukkan kekuasaannya meski berjalan sangat pelan sekali pun.
“Pelan tapi pasti Allah SWT mulai menunjukkan kekuasaannya,” kata Dewi Tanjung, sebagaimana dikutip dalam cuitan akun @DTanjung15 pada Kamis, 13 Mei 2021.
Dewi Tanjung menyebut bahwa siapa saja yang telah melakukan tindakan dzalim, bahkan penjahat agama sekali pun, kini mulai terkena azab dari Allah SWT.
“Semua yg dzalim dan penjahat agama ini satu persatu mulai kena Azab Allah SWT,” katanya.
Bahkan Dewi Tanjung turut menyeret nama Anies Baswedan yang termasuk salah satu dari orang yang segera terkena Azab itu.
“Anis Baswedan dan yg lainnya juga sudah menunggu giliran,” ungkapnya.
Menegaskan kembali, Dewi Tanjung meminta publik untuk menunggu dan melihat nasib Anies Baswedan yang akan datang.
“Wait and See,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dewi Tanjung mengakui memiliki keyakinan yang sangat kuat bahwa Allah SWT akan selalu bersama dengan orang-orang baik dan berada di jalan yang benar.
“Nyai Yakin Allah SWT selalu bersama orang yg baik dan benar,” pungkasnya. (Web Warouw)

