Kamis, 3 September 2026

RAME LAGI NIH..! Keracunan MBG, 752 Siswa SMAN 1 Lasem Rembang Diare Hingga Toilet Sekolah Overload

JAKARTA – Sebanyak 752 murid dan 25 guru SMAN 1 Lasem, Rembang, Jawa Tengah diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengeluhkan diare, hingga toilet sekolah tak mampu menampung antrean.

Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik mengatakan, gejala tersebut mulai terdeteksi secara masif pada Kamis (3/9/2026) pagi saat para siswa mulai masuk kelas.

“Tadi pagi anak-anak masuk, ada yang bilang ‘Pak, saya diare’. Begitu guru mendata di masing-masing kelas, dalam beberapa menit langsung masuk laporan ada 777 orang (total guru dan siswa) yang diare,” kata Juhartutik , Kamis (3/9/2026) dikutip Bergelora.com di Jakarta.

Toilet Sekolah Overload

Gelombang siswa yang mendadak sakit perut membuat fasilitas toilet di sekolah tidak mampu menampung antrean.

Juhartutik bahkan merelakan toiletnya untuk dipakai para siswa.

“Karena toilet sekolah sampai overload, saya persilakan anak-anak masuk ke kamar mandi saya. Karena kondisinya sudah seperti itu, anak-anak langsung kita pulangkan,” ujar dia.

Dari ratusan korban, ada lima orang yang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat kondisi fisik yang melemas setelah mengalami muntah.

“Ada empat siswa dan satu guru yang dibawa ke Puskesmas Lasem karena muntah terus,” terang dia.

Pihak sekolah kemudian mengambil langkah darurat memulangkan total 1.174 siswanya lebih awal. Kebijakan tersebut diambil setelah persentase warga sekolah yang terdampak menyentuh angka 61 persen.

Keluhan Semangka Kecut

Sementara itu, paket MBG didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan, Lasem, pada Rabu (2/9/2026) siang kemarin.

Paket makanan dibagikan pukul 11.45 WIB dan disantap saat jam istirahat pukul 12.00 WIB. Menunya terdiri dari nasi, ayam bakar grill, tempe, lalapan, sambal teri goreng, serta buah semangka potong.

“Anak-anak ada yang bilang, buah semangkanya terasa kecut Bu. Semangkanya itu kan dikasih kemasan plastik,” kata dia.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Rembang, Aprilia Qoulan Syakila belum memberikan respons terkait dugaan keracunan tersebut. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles