Sabtu, 24 Oktober 2026

IKN Jalan Satu-satunya Memadamkan Kebakaran Kalimantan

Siapa pun yang mencoba mengulur-ulur waktu, siapa pun yang menolak pindah Ibukota ke IKN sekarang juga, mereka adalah sekutu nyata dari para pembakar hutan dan mafia tambang yang ingin hukum tetap lumpuh di Kalimantan!

Oleh: Wibowo Arif*

PINDAH Ibukota ke IKN sekarang juga adalah keputusan historis yang tidak boleh ditunda demi menyelamatkan masa depan lingkungan hidup kita.

Keberanian untuk mengeksekusi pemindahan ini adalah satu-satunya jawaban konkret atas krisis ekologis menahun yang melanda Kalimantan.

Mengapa Kita Harus Pindah Ibukota Ke Ikn Sekarang Juga?

Karena para perambah hutan ilegal dan korporasi nakal selama ini berlindung di balik jauhnya kendali pusat kekuasaan di Jakarta. Dengan hadirnya IKN langsung di jantung Kalimantan, seluruh instansi penegak hukum, militer, dan pengawas lingkungan berada di titik nol.

Ruang gerak para perusak hutan tertutup habis. Radar pengawasan langsung melekat di depan mata mereka. Momentum penegakan hukum ini tidak boleh diulur lagi; perpindahan fisik pusat kekuasaan harus terjadi hari ini guna menghentikan eksploitasi tanpa batas.

Langkah untuk pindah Ibukota ke IKN sekarang juga secara otomatis menggeser radar pengawasan tertinggi ke wilayah operasional industri ekstraktif. Sektor perkebunan sawit skala besar dan pertambangan batubara kini dihadapkan pada pengawasan berlapis yang super ketat langsung di lapangan. Korporasi nakal tidak memiliki ruang lagi untuk membiarkan lahan gambut mereka terbakar atau menelantarkan lubang tambang tanpa reklamasi. Kedekatan geografis ini memastikan kepatuhan amdal berjalan secara instan dan tanpa kompromi.

Melalui keputusan untuk pindah Ibukota ke IKN sekarang juga, Kalimantan resmi diposisikan sebagai pusat restorasi hijau dunia. Lahan-lahan kritis dan area bekas eksploitasi direhabilitasi secara masif menjadi kawasan hutan kota penyerap karbon. Pendekatan ini memicu pertumbuhan ekonomi baru yang berkesinambungan, di mana investasi hijau dan ekonomi sirkular menggantikan model ekonomi ekstraktif masa lalu yang merusak lingkungan.

Kita ubah tanah Kalimantan menjadi proyek perubahan ekologis terbesar di dunia! Kita gerakkan ekonomi yang adil dan berkesinambungan untuk rakyat lokal, bukan untuk segelintir pemodal yang duduk nyaman di seberang lautan. Kita bangun ketahanan pangan mandiri dari tanah yang subur, subur karena hutannya dilindungi oleh kekuatan penuh negara!

Siapa pun yang mencoba mengulur-ulur waktu, siapa pun yang menolak pindah Ibukota ke IKN sekarang juga, mereka adalah sekutu nyata dari para pembakar hutan dan mafia tambang yang ingin hukum tetap lumpuh di Kalimantan!

Selamatkan Kalimantan, Selamatkan Jantung Indonesia.!

——–

*Penulis Wibowo Arif, angjatan 98, Budayawan

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles