Minggu, 25 Oktober 2026

BUMN Tekstil Bakal Caplok Beberapa Pabrik

CLOSE AD

 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 

 

Home

Ekonomi Bisnis

Finansial

Infrastruktur

Energi

Kripto

Industri

Perencanaan Keuangan

Loker

Moneter

Bursa Valas

Market Research

Infografis

Foto

Video

Indeks

For Your Business

Cari(in) Kerja

Ekonomi Hijau

Info Pangan

UKM & Waralaba

Kamus Finance

 

detikFinance

Industri

BUMN Tekstil Bakal Caplok Beberapa Pabrik

Ilyas Fadilah – detikFinance

Sabtu, 24 Okt 2026 09:00 WIB

 

2

 

 

 

 

Ilustrasi pabrik tekstil.Foto: Rifkianto Nugroho/detikfoto

 

Jakarta – Danantara berencana menggelontorkan investasi sekitar Rp 100 triliun untuk mengembangkan industri tekstil nasional. Investasi tersebut akan diarahkan untuk membentuk badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di sektor tekstil.

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengatakan, rencana tersebut mencakup pengambilalihan sejumlah pabrik tekstil untuk kemudian disinergikan. Ia menyebut Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melakukan koordinasi dengan Danantara.

 

“Kami sudah koordinasi dengan Danantara. Danantara menginvestasikan cukup besar untuk pabrik tekstil, produksi tekstil ini, mungkin sekitar Rp 100 triliun, angka yang sangat besar, dan mengambil beberapa pabrik ya, beberapa pabrik diambil sekaligus,” kata Sarmuji dalam wawancara eksklusif bersama detikcom, dikutip Jumat (23/10/2026).

 

ADVERTISEMENT

 

Baca juga:

Menperin Sarmuji Beberkan Strategi Dongkrak Industri Manufaktur RI

Sarmuji menjelaskan, setiap pabrik tekstil memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Melalui penggabungan tersebut, diharapkan terbentuk industri tekstil dengan kemampuan produksi dan daya saing yang lebih kuat.

 

“Tentu kami berharap masing-masing pabrik ini kan sebenarnya punya keunggulan tersendiri. Keunggulan-keunggulan itu bisa digabungkan, bisa disinergikan menjadi keunggulan yang lebih besar lagi,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

Sarmuji menilai sinergi antarpabrik menjadi salah satu strategi agar industri tekstil yang diinisiasi Danantara dapat langsung memiliki keunggulan kompetitif sejak awal beroperasi.

 

Terkait waktu peluncuran BUMN tekstil tersebut, Sarmuji berharap realisasinya dapat dilakukan secepat mungkin, salah satu pertimbangannya untuk kembali memberdayakan pekerja industri tekstil yang sebelumnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

“Mungkin secepatnya karena kebutuhan tenaga kerja yang di-layoff itu sebenarnya butuh naungan baru, dan sayang kalau mereka nggak segera dimanfaatkan,” tutup Sarmuji.

 

(ily/ara)

 

2

 

 

bumn tekstil

danantara

industri tekstil

pabrik tekstil

 

 

 

 

Berita Terkait

Danantara Siapkan Investasi Rp 100 T Bentuk BUMN Tekstil

Berburu Promo Haji dan Umrah

Promoted

Menperin Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil

BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK

Rekomendasi

detikJatim

Menperin Sarmuji Puji Teknologi CCU Petrokimia Gresik

detikNews

Kisah Tragis Pesawat Mendarat Aman, Tapi Seluruh Penumpangnya Tewas

 

Promoted

Download Maxco App Sekarang!

Selengkapnya

 

 

 

part of

Redaksi

Pedoman Media Siber

Karir

Kotak Pos

Info Iklan

Privacy Policy

Disclaimer

 

 

 

 

 

 

Download aplikasi detikcom

 

 

 

Copyright @ 2026 detikcom, All right reserved

Artikel Selanjutnya

BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK

 

 

 

 

Baca artikel detikfinance, “BUMN Tekstil Bakal Caplok Beberapa Pabrik” selengkapnya https://finance.detik.com/industri/d-8721553/bumn-tekstil-bakal-caplok-beberapa-pabrik.

 

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles