CLOSE AD
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Home
Ekonomi Bisnis
Finansial
Infrastruktur
Energi
Kripto
Industri
Perencanaan Keuangan
Loker
Moneter
Bursa Valas
Market Research
Infografis
Foto
Video
Indeks
For Your Business
Cari(in) Kerja
Ekonomi Hijau
Info Pangan
UKM & Waralaba
Kamus Finance
detikFinance
Industri
BUMN Tekstil Bakal Caplok Beberapa Pabrik
Ilyas Fadilah – detikFinance
Sabtu, 24 Okt 2026 09:00 WIB
2
Ilustrasi pabrik tekstil.Foto: Rifkianto Nugroho/detikfoto
Jakarta – Danantara berencana menggelontorkan investasi sekitar Rp 100 triliun untuk mengembangkan industri tekstil nasional. Investasi tersebut akan diarahkan untuk membentuk badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di sektor tekstil.
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengatakan, rencana tersebut mencakup pengambilalihan sejumlah pabrik tekstil untuk kemudian disinergikan. Ia menyebut Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah melakukan koordinasi dengan Danantara.
“Kami sudah koordinasi dengan Danantara. Danantara menginvestasikan cukup besar untuk pabrik tekstil, produksi tekstil ini, mungkin sekitar Rp 100 triliun, angka yang sangat besar, dan mengambil beberapa pabrik ya, beberapa pabrik diambil sekaligus,” kata Sarmuji dalam wawancara eksklusif bersama detikcom, dikutip Jumat (23/10/2026).
ADVERTISEMENT
Baca juga:
Menperin Sarmuji Beberkan Strategi Dongkrak Industri Manufaktur RI
Sarmuji menjelaskan, setiap pabrik tekstil memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Melalui penggabungan tersebut, diharapkan terbentuk industri tekstil dengan kemampuan produksi dan daya saing yang lebih kuat.
“Tentu kami berharap masing-masing pabrik ini kan sebenarnya punya keunggulan tersendiri. Keunggulan-keunggulan itu bisa digabungkan, bisa disinergikan menjadi keunggulan yang lebih besar lagi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Sarmuji menilai sinergi antarpabrik menjadi salah satu strategi agar industri tekstil yang diinisiasi Danantara dapat langsung memiliki keunggulan kompetitif sejak awal beroperasi.
Terkait waktu peluncuran BUMN tekstil tersebut, Sarmuji berharap realisasinya dapat dilakukan secepat mungkin, salah satu pertimbangannya untuk kembali memberdayakan pekerja industri tekstil yang sebelumnya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Mungkin secepatnya karena kebutuhan tenaga kerja yang di-layoff itu sebenarnya butuh naungan baru, dan sayang kalau mereka nggak segera dimanfaatkan,” tutup Sarmuji.
(ily/ara)
2
bumn tekstil
danantara
industri tekstil
pabrik tekstil
Berita Terkait
Danantara Siapkan Investasi Rp 100 T Bentuk BUMN Tekstil
Berburu Promo Haji dan Umrah
Promoted
Menperin Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil
BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK
Rekomendasi
detikJatim
Menperin Sarmuji Puji Teknologi CCU Petrokimia Gresik
detikNews
Kisah Tragis Pesawat Mendarat Aman, Tapi Seluruh Penumpangnya Tewas
Promoted
Download Maxco App Sekarang!
Selengkapnya
part of
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Download aplikasi detikcom
Copyright @ 2026 detikcom, All right reserved
Artikel Selanjutnya
BUMN Tekstil Baru Diharapkan Perkuat Industri & Serap Korban PHK
Baca artikel detikfinance, “BUMN Tekstil Bakal Caplok Beberapa Pabrik” selengkapnya https://finance.detik.com/industri/d-8721553/bumn-tekstil-bakal-caplok-beberapa-pabrik.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

