Jumat, 30 Januari 2026

SEGERA…! Mendagri Tjahjo Siap Antisipasi Fenomena Kotak Kosong Pada Pilkada Mendatang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka sekaligus memberikan arahan kepada peserta pendidikan dan pelatihan yang dihadiri oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, dan DPRD di Kantor Badan Pendidikan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Jalan Kalibata Jakarta Selatan, Senin (12/10). (Ist)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka sekaligus membeikan arahan kepada peserta pendidikan dan pelatihan yang dihadiri oleh kepala daerah, wakil kepala daerah, dan DPRD di Kantor Badan Pendidikan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Jalan Kalibata Jakarta Selatan, Senin (12/10).

Mendagri Tjahjo mengawali arahannya dengan menyampaian capaian dari proses demokrasi yang baru saja dilalui melalui pelaksanaan Pilkada serentak yang dibagi dalam 3 gelombang pelaksanaan.

“Pilkada serentak 3 gelombang di tahun 2015 yang diikuti 269 daerah, di tahun 2017 yang diikuti 101 daerah, dan di tahun 2018 yang diikuti 171 daerah, secara prinsip berjalan lancar dan baik. Mulai dari NPHD, stabilitas keamanan baik, koordinasi, tingkat partisipasi secara prinsip tidak mengganggu stabilitas politik nasional dan daerah,” ujarnya.

Menyambung hal tersebut, Tjahjo menyatakan bahwa konsolidasi demokrasi khusus Pilkada serentak berjalan dengan baik. Ada beberapa perbaikan ke depannya yang perlu revisi sedikit dan menjadi bahan evaluasi, seperti fenomena calon tunggal dan calon tunggal yang kalah oleh kotak kosong di Makassar, Pilkadanya serentak tetapi Undang-Undang tidak diubah tentang masa jabatan.

“Prinsip jabatan kepala daerah utuh 5 tahun tidak boleh ditambah 1 hari maupun berkurang 1 hari. Jadi tidak dapat dilakukan keserentakan pelantikan,” tutur Tjahjo.

Tjahjo memberikan penekanan khusus masalah tata kelola pemerintahan yang sangat dinamis bahkan banyak sekali memunculkan persoalan yang berpotensi menghambat jalannya pemerintahan yang efektif dan efisien.

“Secara prinsip tata kelola pemerintahan dinamis, karena dinamis tapi jangan sampai proses yang dinamis ada tekanan kepada kepala daerah. Jangan sampai ada sekretaris daerah dan jajaran dibawahnya yang menekan kepala daerah itu prinsip” tegasnya.

Kepala daerah adalah pejabat politik dipilih oleh rakyat mengemban amanah masyarakat di daerah, mengemban tanggung jawab untuk kesejahteraan masyarakat di daerah. Tugas sekretaris daerah dan perangkatnya menjabarkan visi dan misi program kampanye kepala daerah. Perencanaan program harus selalu dikoordinasikan dengan DPRD.

Tjahjo juga menyarankan kepada jajaran kepala daerah untuk rutin setiap 3 bulan sekali rapat dengan para SKPD, programnya apa, kendalanya apa, cocok tidak dengan janji kampanye para kepala derah agar penyelenggaran pemerintahan daerah lebih efektif, efisien fokus pada program strategis daerah, pungkasnya.

Melatih Para Istri

Kepada Bergelora.com dilaporkan, tema pembekalan kali ini yaitu melalu pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri kita wujudkan tatakelola pemerintahan yang bersih efektif demokratis dan terpercaya.

Peserta terdiri dari Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota dan para Ketua DPRD dengan peserta yang hadir sebanyak 121 orang dan diselenggarakan dari tanggal 12 sampai dengan 14 November 2018 di kantor BPSDM Kemendagri.

Pelatihan kali ini dengan narasumber Mendagri, Menkopolhukam, Menko PMK, Menpan RB, jajaran Esellon 1 Kemendagri, Dirjen Kemenkeu, BPK, KPK, Jamdiksus Kejasaan Agung, BNPT, BNN, dan Pakar Media Komunikasi.

Selain pembekalan Kepala Daerah akan diselenggarakan pelatihan bagi para istri Bupati dan istri Walikota yang akan diselenggarakan tanggal 13 s.d 14 November 2018.

Mendagri didaulat menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada Bupati Bantaeng, Walikota Palangkaraya, Wakil Bupati Aceh Selatan, Wakil Walikota Palembang dan DPRD Kota Batu yang selanjutnya dibuka secara resmi yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Mendagri. (Calvin G. Eben-Haezer)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru