Rabu, 22 April 2026

SIKAAAT…! Simpan 28 Bom Molotov, Dosen IPB Terancam Hukuman Mati

Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith (AB) pembuat bom molotov untuk mengacaukan pelantikan Presiden RI. (Ist)

JAKARTA- Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith (AB) yang ditangkap polisi karena diduga merencanakan kerusuhan saat Aksi Mujahid 212 pada Sabtu (28/9) ditetapkan sebagai tersangka.

KaroPenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, AB dijerat dengan sejumlah pasal, salah satunya Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak.

“Undang Undang Darurat, KUHP 169, ada beberapa pasal yang diterapkan di sini sesuai dengan perbuatan masing-masing di sini cukup banyak, baik pasal KUHP maupun pasal-pasal terkait menyangkut masalah Undang Undang Darurat kepemilikan terhadap bahan peledak,” jelas Dedi kepada wartawan, Selasa (1/9).

Dia mengatakan, saat ini Polri masih terus melakukan pendalaman terhadap AB. “Masih dikembangin, nanti nunggu hasil pemeriksaan dulu dari Polda Metro Jaya” ucapnya.

AB sudah merencanakan membuat kerusuhan dengan molotov di tengah-tengah demo Mujahid pada Sabtu (28/9). Selain itu juga dia sebut ingin menggagalkan pelantikan anggota dewan yang berlangsung hari ini.

Ditanya lebih jauh keterkaitan Abdul Basith dan lima orang ini, Dedi belum mau menjawab banyak. Dia mengatakan, saat ini Polri masih terus melakukan pendalaman.

“Ini baru bersifat umum saja, saya hanya membacakan tentang anatomy of crime kelompok mereka,” ucapnya.

Penangkapan ini dilakukan lantaran Basith menyimpan 28 bom molotov yang akan diledakan di Aksi Mujahid 212 pada Sabtu (28/9) lalu.

“Yang bersangkutan (Abdul Basith) menyimpan bom molotov 28 buah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

AB ditangkap di kediamannya di Tangerang pada Sabtu (28/9/2019) oleh tim Jatanras Polda Metro Jaya. Ia ditangkao bersama lima terduga tersangka lainnya yakni SG, YF, AU, OS dan SS.

Namun, Argo belum menjelaskan peran kelima terduga tersangka yang diamankan tersebut. “Kalau engga ditangkap ya bisa kejadian (peristiwa pembakaran menggunakan bom molotov),” jelas Argo.

Sementara itu, Kepala Biro Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti menyebut, pihak kampus merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap kabar tersebut. Yatri menegaskan, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan tidak ada sangkut pautnya dengan kampus IPB.

Terhadap kasus tersebut, sambung Yatri, pihak kampus menghormati proses hukum yang berlaku.

“Dugaan aktivitas yang dilakukan adalah tidak ada kaitannya dengan tugas yang bersangkutan sebagai dosen IPB dan menjadi tanggung jawab penuh yang bersangkutan sebagai pribadi,” ucap Yatri, dalam siaran pers.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, selain dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith, polisi mengamankan lima orang lainnya terkait rencana kerusuhan menggunakan bahan peledak jenis bom molotov. Kelima tersangka tersebut adalah SG, YF, AU, OS dan SS.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kelima orang itu ditangkap di kawasan Tangerang, Sabtu (28/9/2019) lalu. Kelima orang itu juga memiliki peran yang berbeda-beda di antaranya membuat bahan peledak untuk bom molotov itu.

Saat ini, Kepolisian masih meminta keterangan secara intensif dari lima orang tersebut.

“Perannya itu dia ada yang disuruh untuk mencari pembuat bom molotov dan ada juga yang sebagai pembuat bom molotov,” kata Argo, Selasa (1/10).

Molotov untuk Aksi Mujahid 212 Abdul Basith sendiri berperan sebagai penyimpan bom molotov. Saat diamankan di kediamannya di kawasan Tangerang, Abdul terbukti menyimpan 28 bom molotov. Dia diduga merencanakan peledakan bom molotov tersebut saat aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI pada Sabtu pekan lalu.

“(Bom molotov) untuk mendompleng demo mujahid 212 yang rencananya akan melakukan pembakaran-pembakaran di Jakarta. Kalau engga ditangkap ya bisa kejadian (peristiwa pembakaran menggunakan bom molotov),” ujar Argo. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles