Kamis, 23 April 2026

SO PAAAS…! Perhimpunan Indonesia Timur Usul 6 Menteri, Laode Ida Paling Layak

Dr. Laode Ida. (Ist)

JAKARTA- Masyarakat Indonesia Timur menginginkan percepatan pembangunan di wilayah Indonesia Timur. Untuk itu perlu menteri-menteri dari Indonesia Timur yang mengawal percepatan pembangunan tersebut. Perhimpunan Indonesia Timur mengajukan 6 nama untuk menjadi pertimbangan Presiden agar menjadi kekuatan dalam kabinet Jokowi.

“Dari enam nama yang diusulkan Laode Ida yang paling layak karena dikenal luas baik di Indonesia Timur maupun di nasional. Ia juga memilik track record yang terus mengabdi pada kepentingan rakyat dengan tulus,” ujar Daniel Dhuka Tagukawi, Wartawan Senior dari Sinar Harapan  kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (17/10). Menanggapi usulan 6 menteri dari Perhimpunan Indonesia Timur.

Kawasan Timur Indonesia, adalah bagian penting dari Indonesia. Didalam kawasan timur Indonesia terdapat kurang lebih 13 provinsi, yang kaya akan sumber daya alam. Tak berlebihan jika banyak kalangan menyatakan bahwa masa depan indonesia ada dikawasan timur Indonesia.

“Kami dari Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) adalah suatu perkumpulan tokoh kawasan yang sejak dulu telah fokus mengawal pembangunan kawasan timur Indonesia,” kata Kordinator Perhimpunan Indonesia Timur, Muhammad Syukur Mandar kepada para wartawan di Café Demang, Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/10).

Tokoh-tokoh penggagas PIT seperti Robert B Keytimu, Roy Simbiak, Rully Said, dan Andi Bohar terlihat hadir dalam sesi press conference yang bertema “Menyikapi kondisi Wamena dan Pengungsi Maluku, Rekomendasi Calon Menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf dari kawasan Indonesia timur”.

Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 oktober 2019, PIT memberikan dukungan penuh pada Presiden Jokowi dalam menyelesaikan program lanjutan dan Program yang telah dicanangkan lima tahun kedepan.

“Dalam sesi press conference hari ini ada 6 butir rekomendasi yang kita ingin kita sampaikan kepada Presiden Jokowi, salah satunya seperti penanganan persoalan pengungsi gempa Lombok NTB, pengungsi Wamena, dan pengungsi gempa Maluku. Kita meminta agar Bapak Presiden memperhatikan penyelesaian masalah tersebut secara cepat dan cermat. Bila perlu Bapak Presiden segera memerintahkan menteri terkait untuk mengawal visi-misi dalam penanganan persoalan pengungsi bencana alam,” papar dia.

Selain itu, dikesempatan yang sama Syukur juga menyampaikan gagasan mereka yakni pembentukan Badan Percepatan Indonesia Timur dan Tokoh-Tokoh asal Indonesia Timur masuk dalam kabinet Indonesia Kerja II Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Betul, kita ajukan sekitar enam nama seperti La Ode Ida, Andi Gani Nena Wea, Alex Retrubun, Manuela Kaisiepo dan lain-lain maju menjadi calon menteri dan calon wakil menteri untuk mengisi pos kementerian ESDM, kementerian Perhubungan, kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, dan kementerian Pariwisata. Walaupun begitu, terpilih atau tidak nama menteri yang kita ajukan merupakan hak prerogratif Pak Jokowi sebagai Presiden,” pungkasnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, enam butir rekomendasi lengkap yang disampaikan PIT:

1. Presiden Jokowi sangatlah tanggap menyikapi persoalan pengungsi gempa Lombok NTB, pengungsi Wamena, dan pengungsi Gempa Maluku, namun disayangkan instansi terkait yang diberikan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut diatas sangatlah lamban dan tidak membuahkan suatu hasil yang sesuai harapan masyarakat dikawasan timur indonesia.

2. PIT mengusulkan dibentuk tim rekonsialisasi melibatkan tokoh ada setempat, tokoh lintas agama, dan Tokoh Nasional yang independen, dalam melakukan rekonsiliasi pemulihan diwamena.

3. Penyelesaian pengungsi Maluku harus bersifat menyeluruh, dan sesuai dengan kondisi objektif pengungsi yang berada di kamp pengungsi, dalam waktu yang cepat dan cermat.

4. Penyelesaian kasus penembakan dua mahasiswa di kendari harus tranparan dan pelakunya dapat disangsi sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku;

5. Carut marut kondisi pertambangan di Freport Papua, Di sulawesi tenggara, di Maluku Utara, dimana telah dibanjiri oleh tenaga kerja asing, haruslah segera ditertibkan, dan mendahulukan kepentingan pencari kerja dan tenaga kerja lokal.

6. Untuk membantu mensukseskan Program Presiden Jokowi lima tahun kedepan, Maka kami mengusulkan Tokoh-Tokoh kawasan yang memiliki kemampuan, loyal dan berintegritas untuk masuk mengisi kabinet Jokowi Ma’aruf, dipos pos menteri dan pos-pos wakil menteri yang terkait dengan kawasan timur Indonesia, misalnya kementerian ESDM, kementerian Perhubungan, kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, kementerian Pariwisata baik sebagai menteri dan ataupun sebagai calon wakil menteri;

7. Mengusulkan dibentuk suatu Badan setingkat menteri yang dinamakan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, yang bertugas membantu Presiden dalam melaksanakan program Presiden di kawasan timur secara terintegrasi dan menyeluruh.Berikut nama-nama usulan/rekomendasi Sebagai Calon Menteri dan atau Wakil Menteri :

1. Prof. Dr. La Ode Ida (Akademisi/Tokoh Kawasan Timur, Mantan Wakil Ketua DPD RI)

2. Andi Gani Nena Wea (Ketua KSPI/Tokoh buruh)

3. Prof. Dr. Alex Retrubun (unsur birokrat/mantan wakil menteri)

4. Drs. Manuel Kaisiepo, M.H. (Tokoh Papua, Mantan Menteri PDT)

5. Dr. Muhammad Zainul Majdi. Lc. M.A. ( Mantan Gubernur NTB)

6. Prof. Dr. Letjen (Purn) Syarifuddin Tippe (Unsur Purn TNI/Akademisi). (Web)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles