Selasa, 28 April 2026

SIKAAAT…! Selundupkan Motor Harley, Erick Thohir Akhirnya Pecat Dirut Garuda Ari Ashkara

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferensi pers tentang motor Harley Davidson yang diselundupkan oleh Direktur Utama PT Garuda Ari Ashkara penerbangan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019 lalu. (Ist)

JAKARTA – Akhirnya, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara karena menyelundupkan komponen Harley-Davidson. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan Komite Audit.

“Saya sebagai Menteri BUMN memberhentikan Dirut Garuda,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (5/12).

Berdasarkan audit komite, Erick mengungkapkan pembelian komponen Harley-Davidson merupakan pesanan Ari melalui pegawainya. Ari memerintah untuk mencarikan sepeda motor Harley-Davidson sejak 2018 lalu.

Erick melanjutkan, transaksi pembelian dilakukan pada April 2019 melalui rekening pribadi yang ditransfer ke Amsterdam. Hingga akhirnya motor dibawa ke Indonesia atas nama salah satu pegawainya yang berinisial SAS pada penerbangan Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-900 pada 17 November 2019 lalu. Selanjutnya, proses pemberhentian Ari akan mengikuti prosedur perusahaan terbuka.

Mantan Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf ini memberikan pernyataan keras terkait kasus pengiriman suku cadang sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton lewat pesawat Airbus A330-900 milik PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang dikirim dari Prancis.

Erick mengatakan, ia telah menerima laporan dari Komite Audit dan menerima adanya kesaksian tambahan bahwa moge tersebut milik saudara AA dengan detail informasi sebagai berikut.

“AA (Ari Askhara) memberi instruksi untuk mencari motor klasik Harley Davidson sejak tahun 2018. Adapun moge (yang ditemukan) tahun 70-an, motor klasik. Pembelian dilakukan pada April 2019 dengan proses transfer dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam yaitu IJ,” tutur Erick dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Kamis (5/12).

Erick Thohir menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti disini tapi akan terus melanjutkan pemeriksaan semua yang terlibat dengan penyelundupan ini.

“Saya tidak akan berhenti disini. Oleh karena itu, saya minta yang merasa terlibat sebaiknya segera mengundurkan diri. Kalau tidak maka akan saya berhentikan dengan tidak hormat. Kasihan didengar keluarga,” tegas Erick Thohir.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya, kasus ini bermula saat Bea dan Cukai menemukan onderdil motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di dalam pesawat baru jenis Airbus A330-900 milik perusahaan maskapai Garuda Indonesia beberapa hari lalu.

Garuda Indonesia memberikan penjelasan atas kasus ini. VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menerangkan, seluruh barang yang dibawa di dalam pesawat sudah dilaporkan kepada petugas kepabeanan termasuk bagasi karyawan tersebut. (ZKA Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles