Kamis, 23 April 2026

PAHAM….!.Sitti Mengaku Salah, Kepala BKKBN, Dr. Hasto Wardoyo Pastikan Sperma Tidak Bisa Menghamili Di Kolam Renang

Kepala BKKBN, Dr. Hasto Wardoyo. (Ist)

JAKARTA- Seeorang perempuan tidak mungkin akan bisa hamil hanya karena berenang dikolam yang sama dengan pria. Hal ini ditegaskan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. Hasto Wardoyo kepada Pers di Jakarta, Minggu (23/2) untuk menjawab informasi sesat yang menyatakan perempuan akan hamil jika berenang bersama pria di kolam yang sama.

 
“Saya sampaikan info yang tidak sesat menyesatkan bahwa sesungguhnya sangat sulit dan tidak memungkinkan laki-laki yang berenang dan mengeluarkan sperma lalu bisa menghamilkan perempuan yang berenang dalam satu kolam,” jelasnya.
 
Hasto Wardoyo menegaskan bahwa kolam renang bukanlah.media bagi tetap hidup dan bergerak menuju perempuan yang berenang di kolam tersebut.
 
Sebelumnya Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sitti Hikmawatty meminta maaf atas pernyataannya mengenai perempuan bisa hamil saat berenang di kolam bersama laki-laki. Pada Jumat (21/2) lalu, ia sempat menerangkan kehamilan bisa tanpa penetrasi. Karena, saat itu ia bilang, ada jenis sperma yang kuat yang bisa masuk ke sel telur perempuan dengan mediasi kolam renang.  
 
Sitti mengakui informasi yang ia sampaikan itu keliru.
 
“Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat. Statement tersebut adalah statement pribadi saya dan bukan dari KPAI,” tutur komisioner yang membidangi Kesehatan, Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) dalam keterangan tertulis kepada pers, di Jakarta Minggu (23/2).
 
Itu sebab pula, Sitti mencabut pernyataan pertamanya. Kendati begitu ia tak mengurai dan memberikan penjelasan detail mengenai ketidaktepatan pernyataannya. Padahal sebelumnya ia sempat berkukuh mendapatkan informasi tersebut dari sebuah jurnal.
 
Sitti lantas memohon ke publik untuk tak lagi menyebarluaskan informasi tersebut. 
 
“Saya memohon ke semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau memviralkannya,” sambung dia lagi.
 
Sebelumnya, Ketua KPAI Susanto juga telah mengeluarkan surat pernyataan yang meralat informasi dari komisionernya itu. Melalui keterangan tertulis ia menegaskan apa yang disampaikan Sitti tak sejalan dengan prinsip lembaganya.
 
“Perlu kami sampaikan, pemahaman dan sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online dimaksud. Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman berita sebagaimana yang beredar,” terang Susanto melalui keterangan tertulis yang diterima media.
 
Sementara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menegaskan bahwa perempuan tak akan bisa hamil tanpa penetrasi. Apalagi Ketua Biro Hukum dan Pembinaan Anggota IDI, Nazar menerangkan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar perempuan bisa hamil. Beberapa di antaranya adalah kualitas sperma, mutu ovum atau sel telur dan yang terpenting adalah suasana dalam organ reproduksi perempuan.
 
Sementara air di kolam renang tak mendukung sperma untuk bertahan. Sehingga ia memastikan pernyataan yang menyebut perempuan bisa hamil saat berada di kolam renang bersama laki-laki, adalah tak berdasar.
 
“Kolam renang yang airnya sendiri bukan air murni, yang ada kaporit segala macam di dalamnya, tidak mampu membuat sperma itu bertahan,” jelas Nazar kepada pers. (Web Warouw)
 
 
 
 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles