Sabtu, 25 April 2026

VIRAAAL…! Presiden Xi Jinping Kunjungi Pasien Corona di Wuhan

Presiden China Xi Jinping Kunjungi Wuhan, Kota yang menjadi pusat wabah Corona di China. (Ist)

JAKARTA- Presiden Cina Xi Jinping tiba di Wuhan untuk kunjungan mendadak Selasa (10/3), yang menandai kunjungan pertamanya ke pusat epidemi virus korona yang kini menyebar di seluruh dunia sejak krisis kesehatan dimulai.

 
Xi tiba dengan pesawat terbang untuk melakukan perjalanan mengunjungi pekerja medis garis depan, personel militer dan pekerja komunitas, siaran televisi pemerintah China Central Television melaporkan Selasa (10/3) dan disiarkan The Washington Post di Amerika Serikat dan Bergelora.com di Jakarta.
 
Xi yang  juga sekretaris jenderal dan ketua Komisi Militer Pusat dari Partai Komunis China datang untuk mempelajari langsung tentang operasi rumah sakit, perawatan pasien, perlindungan bagi pekerja medis dan penelitian ilmiah di sana.
 
Kunjungan Xi terjadi ketika Tiongkok melaporkan penurunan tajam dalam jumlah kasus baru. Pada hari Selasa, Wuhan terakhir  menutup 14 rumah sakit sementara yang telah dibangun untuk mengakomodasi lonjakan pasien baru yang tiba-tiba.
 
Xinhua melaporkan Xi bahkan akan bertemu beberapa pasien virus serupa SARS tersebut.
 
Virus corona Covid-19 diyakini mulai muncul sekitar Desember 2019 lalu dari sebuah pasar tradisional yang menjual hewan liar di Wuhan. Sejak itu, virus tersebut terus menyebar ke wilayah China lainnya bahkan luar negeri.
 
China telah melaporkan lebih dari 80.000 kasus infeksi sejak Desember, sekitar 67.000 di antaranya berada di provinsi Hubei.
 
Pada hari Selasa, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan ada 19 kasus baru di China pada hari Senin, semuanya kecuali dua di Wuhan.
 
Perjalanan itu adalah yang pertama bagi Xi ke kota metropolis yang berpenduduk 11 juta sejak coronavirus pertama kali diidentifikasi di sana akhir tahun lalu. Xi memerintahkan penguncian Wuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan banyak dari provinsi Hubei di sekitarnya pada 23 Januari.
 
Kota itu tetap terkunci sejak saat itu dalam upaya untuk mengandung virus yang menyebar cepat.
 
Sebelumnya Xi mengirim Perdana Menteri Li Keqiang untuk berkunjung pada akhir Januari. Sun Chunlan, wakil perdana menteri dan anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok, telah sering mengunjungi garis depan.
 
Sementara itu,  di Amerika Serikat pemerintah Trump mengajukan akan mengucurkan dana tunjangan untuk mengatasi wabah Corona sebesar US$ 2 miliar, tapi, Partai Demokrat menuntut US$ 8,5 miliar. Alasannya, untuk mengetes terpapar Covid-19 dibutuhkan biaya US$ 4.000. 
 
Sedang diperkirakan jumlah orang yang diduga terpapar sudah lebih dari 8.000 orang. Sementara biaya test yang dibutuhkan diluar tanggungjawab Asuransi, karena terlalu mahal. Pasien diminta membayar sebagian, US$1.500. (Web Warouw)
 
 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles