Selasa, 14 April 2026

YA AMPUUUN…! Denny Siregar: Rizieq dan Pengikutnya Gagal Menteror Hakim Dalam Sidang

Habib Rizieq saat akan mengikuti sidang. (Ist)

JAKARTA – Pegiat media Denny Siregar mengaku Habib Rizieq Shihab telah melakukan beragam macam drama saat persidangan kasus kekarantinaan yang menjerat dirinya.

 
Rizieq dikatakan berteriak-teriak bahwa dirinya dizalimi dianggap Denny sebagai upaya agar perhatian orang kembali pada dirinya.
 
“Jadi sebenarnya ulah Rizieq yang suka teriak-teriak di sidang itu nggak usah dianggap serius. Itu akting saja,” katanya dalam kanal YouTube Timeline yang ditayangkan di kanal YouTube CokroTV
 
Penulis Tuhan dalam secangkir kopi ini mengaku sudah hafal dengan tingkah eks imam besar FPI itu karena kerap melakukan pola yang sama.
 
“Juga gelarnya sebagai cucu Nabi terus akan ia sampaikan sebagai penguat supaya orang takut karena dia ‘berdarah biru’,” ucap dia lagi.
 
Denny juga mengomentari tingkah pengikut RIzieq yang menurutnya sebelas dua belas pemimpinnya.
 
Salah satunya ketika seorang ibu menangis di luar ruang sidang. Denny membandingkan aksi ibu itu dengan sinetron kejar tayang di Indonesia.
 
“Ada lagi Neno Warisman, tiba-tiba datang ke sidang dan ngaku jadi wartawan. Kapan sekolah jurnalistiknya kok tiba-tiba jadi wartawan?,” ucap Denny lagi.
 
Tekanan publik juga dilakukan pendukung Rizieq yang berada di daerah. Di bogor, misalnya, Wali Kota Bima Arya dianggap sebagai biang kerok masuknya Rizieq ke penjara.
 
“Mungkin maksud mereka kalau Pemkot Bogor diam saja meski Rizieq sudah bohong kalau dia nggak positif Covid, Rizieq pasti bebas,” kata Denny Siregar.
 
Denny yang kerap dianggap sebagai buzzer pemerintah ini menganalisis, segala aksi dan upaya Rizieq dan upanya bermuara pada satu tujuan.
 
“Teror. Mereka sedang meneror hakim di ruang sidang,” tutur dia.
 
Sebab di dalam ruang sidang, hakim adalah penentu segalanya. Semua keputusan di tangan hakim, mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
 
Masalahnya, menurut Denny, hakim bukanlah robot. Mereka juga manusia yang kadang kuat dan juga lemah mentalnya.
 
“Dan mental hakim inilah yang terus-terus digedor Rizieq dan pengikutnya,” ucap Denny.
 
Denny mengatakan, alam bawa sadar Rizieq terus-menerus diganggu sehingga diharapkan keputusan yang dikeluarkan akan sangat ringan. Bahkan kalau bisa bebas.
 
“Cuma itu harapan terakhir mereka saat ini,” pungkas Denny Siregar. (Web Warouw)
 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles