Sabtu, 18 April 2026

INI BARU JENDERAL…! Luhut Siap Diperiksa Terkait Pandora Papers: Kalau Saya Salah Ya Hukum Saja!

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan siap bila dipanggil Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Direktorat Jenderal Pajak (DJP) setelah namanya mencuat dalam laporan Pandora Papers.

“Saya bilang kalau saya salah ya hukum saja,” katanya pada acara Newsroom CNN Indonesia TV, Senin 11 Oktober 2021 malam.

Luhut mengaku tak ditanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) kala namanya pertama kali muncul di Pandora Papers. Menurut dia, Jokowi tidak suka membicarakan hal yang belum tentu kebenarannya alias gosip.

“Presiden enggak suka bicara gosip, beliau bukan penggosip,” terang dia.

Luhut mangaku memang sempat menjalankan perusahaan cangkang (shell company) sebagai direktur utama yang bergerak di bidang batu bara. Perusahan bernama Petrocapital S.A. tersebut didirikan saat harga batu bara tengah menjulang pada 2006-2007 lalu. Ia mengaku direkrut oleh salah satu temannya yang punya kedekatan dengan Presiden Republik Panama saat itu.

Namun, karena ketidakstabilan politik Panama dan lelah bolak-balik Indonesia-Panama, Luhut pun melepas perusahaan cangkang tersebut.

Ia berargumen tidak melaporkan perusahaan tersebut meski berstatus pejabat publik karena perusahaan tersebut berstatus terbuka dan bisa dicek.

“Kan terbuka itu, ada ga aliran duit? Kan belum ada keputusan juga karena ada beberapa perusahaan-perusahaan yang kami bentuk dulu tapi tiba-tiba enggak jalan ya ngapain dilaporin?” bebernya. (Calvin G. Eben-Haezer)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles