Jumat, 24 April 2026

PARPOL APA NIH…? Banyak Guru Lulus PG PPPK 2021 Namanya Tercatat Pendukung Parpol

SEMARANG – Fakta mengejutkan disampaikan Ketua forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) Provinsi Jawa Tengah Nadzif Eko.

Menurut Nadzif, cukup banyak guru lulus passing grade (PG) yang namanya tercatat sebagai pendukung partai politik (parpol).

Masuknya nama guru lulus PG ini sebagian besar karena dicatut oleh oknum dari parpol.

“Jadi, kawan-kawan kami ini ada yang ditanya apakah mau mendukung parpol tertentu,” kata Nadzif, Minggu (18/12).

Nadzif yang sudah mendapatkan formasi PPPK 2022 dan tinggal menunggu pengumuman penempatan pada Januari 2023 ini termasuk di situ.

Kepada Bergelora.com di Semarang dilaporkan, dia mengaku awal 2021 sempat ditanya apakah mau bergabung dengan parpol tertentu.

Saat itu Nadzif langsung mengiyakan karena merasa belum menjadi ASN. Dia pun berpikir dengan bergabung salah satu parpol memudahkan langkahnya dalam perjuangan mendapatkan status ASN.

Namun, begitu dinyatakan lulus PG PPPK 2021, Nadzif mengajukan surat pernyataan mengundurkan diri. Betapa terkejutnya dia ketika namanya masih tercantum sebagai anggota parpol tertentu.

Banyak guru lulus PG PPPK 2021 namanya tercatat pendukung Parpol. Ini alamat buruk

“Saya waswas karena sudah lama mengundurkan diri, tetapi nama saya masih ada. Saya sudah mendatangi KPUD membawa surat pernyataan pengunduran diri,” terangnya.

Nadzif khawatir jika namanya belum dihapus dalam daffar anggota parpol akan mengganjal dalam pemberkasan NIP PPPK.

Pasalnya, salah satu syaratnya adalah tidak masuk sebagai anggota maupun pendukung parpol.

Sebagai ketua forum guru lulus PG di Jateng, Nadzif pun mengimbau rekan-rekannya untuk mengecek namanya apakah masuk dalam pendukung parpol atau tidak.

Pengecekan itu penting karena ternyata cukup banyak yang NIK-nya dicatut seolah-olah aktif sebagai anggota maupun pendukung parpol tertentu.

“Ini banyak lho yang enggak tahu apa-apa, tetapi NIK-nya dicatut. Oleh karena itu bagi yang sudah lulus PG, dicek lagi di KPUD masing-masing,” sarannya.

Bagi guru lulus PG yang namanya masuk daftar pendukung parpol, Nadzif mengimbau untuk tetap tenang.

Segera cek, jangan nanti menyesal karena tidak bisa mendapatkan NIP PPPK hanya karena NIK dicatut,” pungkas Nadzif Eko. (Prijo Wasono)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles