Rabu, 29 April 2026

JANGAN LAMBAT PAK..! Purbaya Siap Rombak Pejabat Bea Cukai di 5 Pelabuhan

Jakarta,  – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keseriusannya untuk terus menutup celah kebocoran penerimaan negara dari pos pajak dan bea cukai. Salah satu caranya dengan merumahkan pejabat yang kinerjanya tak optimal di Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Besok, Rabu (28/1/2026), ia mengaku akan mulai melakukan operasi bersih-bersih dengan merumahkan para pejabat itu.

“Ini serius nih, besok diobrak-abrik tuh salah satu. Itu harusnya akan memperbaiki cara kerja pajak dan bea cukai, dan harusnya yang bocor-bocor itu enggak akan terjadi lagi,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Purbaya mengatakan, dalam operasi bersih-bersih itu, setidaknya akan ada beberapa pejabat bea cukai di lima pelabuhan yang akan dirumahkan, alias dicopot dari jabatannya.

Posisi pejabat yang dirumahkan itu ia pastikan akan digantikan oleh pegawai lain yang lebih muda, sehingga tidak akan mengambil pejabat dari eksternal Ditjen Bea Cukai.

“Ada yang lebih muda naik, ada yang saya tukar. Tapi dari luar kan bisanya sih enggak tahu dia operasional bea cukai, malah akan jadi lebih lama. Tapi yang jelas nanti beberapa pejabat itu saya rumahkan saja untuk message bahwa kita serius tahun ini. Jadi pejabat di lima pelabuhan besar kita ganti semuanya,” kata Purbaya.

Saat dikonfirmasi, Purbaya menegaskan sebagian pegawai Bea Cukai di pelabuhan besar tersebut akan dirumahkan dan sebagian lagi dicopot, lalu diganti.

“Diganti, sebagian dirumahkan,” tegasnya,

Kepada Beegelolar.com di Jakarta dilaporkan, Purbaya mengatakan sebenarnya ia ingin merombak besar-besaran sejak tahun lalu, namun belum bisa karena baru bergabung dalam pemerintahan pada September.

Namun, ia menilai perombakan jelang akhir tahun berisiko mengganggu kinerja kementerian, terutama saat pemerintah tengah berada pada fase krusial menggenjot penerimaan pajak.

“Sebentar lagi Bea Cukai dan Pajak akan saya obrak-abrik. September kan saya baru masuk bulan itu kan, kalau kita obrak abrik bulan itu kacau, masih di tahap akhir dari penumbuhan pajak,” ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Dalam waktu dekat, Purbaya akan menyasar sejumlah pejabat Bea Cukai selain Direktur Jenderal (Dirjen), terutama yang bergerak pada bidang kepabeanan di pelabuhan.

“Bea Cukai akan saya kasih kejutan agak drastis, mungkin beberapa hari lagi atau besok. Saya ganti semua pejabatnya selain dirjen, di sekeliling dirjen saya tukar semuanya,” kata Purbaya.

“Terus seluruh kepala pelabuhan, Kakanwil yang ngawasin pelabuhan, saya ganti semua. Sebagian saya rumahin. Jadi pejabat di lima pelabuhan besar akan diganti semua,” tambahnya.

Meski begitu, Purbaya bilang saat ini DJBC tengah melakukan perbaikan dari sisi sumber daya manusia dan tata kelolanya untuk dapat meningkatkan kinerjanya.

Namun, jika tidak ada perbaikan, Purbaya mengancam bakal membekukan DJBC dan mengalihkannya ke perusahaan swasta asal Swiss, Societe Generale de Surveilance (SGS) seperti kebijakan pada masa Orde Baru.

“Ini untuk saya merupakan ancaman yang serius. Karena Pak Presiden bilang, kalau Bea Cukainya enggak betul, tahun ini, mungkin akhir tahun diganti dengan SGS,” ungkapnya. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles