Senin, 11 Mei 2026

5,4 JUTA JIWA DISABILITAS INTELEKTUAL..! Menko Muhaimin Dukung SOIna Perjuangkan Atlet Bertalenta Khusus Indonesia

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mendukung organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna) untuk terus memperjuangkan atlet penyandang disabilitas intelektual Indonesia ikut berjuang dalam ajang olahraga.

Menko Muhaimin mengapresiasi atas dedikasi SOIna dalam mendampingi dan membina penyandang disabilitas intelektual di Indonesia melalui kegiatan olahraga dan non-olahraga, termasuk kesehatan, sosial, dan kebudayaan.

Ia menilai gerakan kesukarelawanan dan pemberdayaan yang dilakukan SOIna merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Ketua Umum SOIna Warsito Ellwein bersama Menteri Koordinator Pemberdayaaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Kantor Menko Pemberdayaan Masyarakat, Senin (11/5) (Ist)

“Kegiatan ini luar biasa, kesukarelawanan yang menjadi kekuatan sekaligus Saya sebagai menteri dan jajaran menyambut baik dan siap memberi dukungan kepada saudara-saudara,” katanya saat menerima audiensi dengan jajaran SOIna di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (11/05/2026).

Cak Imin juga menyatakan akan bekerja sama dan mendukung penuh Pekan Special Olympic Nasional Anak Difabel Intelektual di Kupang, Oktober 2026 dan Special Olympic Word Summer Game di Santiago, Chilli oktober 2027 yang akan datang.

5,4 Juta Jiwa Disabilitas Intelektual

Audiensi SOIna dengan Menteri Koordinator Pemberdayaaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Kantor Menko Pemberdayaan Masyarakat, Senin (11/5) (Ist)

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum SOIna Warsito Ellwein menyebut jumlah penyandang disabilitas intelektual di Indonesia diperkirakan mencapai 5,4 juta jiwa atau sekitar 2,3 persen populasi berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Namun, kelompok tersebut masih menghadapi stigma sosial dan minim perhatian publik.

“Di masyarakat masih banyak stigma negatif terhadap penyandang disabilitas intelektual. Padahal mereka memiliki potensi dan talenta luar biasa yang perlu difasilitasi, bukan dikasihani,” ujar Warsito.

SOIna secara rutin menggelar pembinaan dan kompetisi olahraga bagi atlet bertalenta khusus mulai dari tingkat klub, kabupaten/kota, provinsi, nasional, hingga internasional.

Pada Oktober 2026, SOIna akan menggelar Pesonas di Kupang sebagai ajang seleksi menuju World Summer Games di Santiago, Chile pada 2027.

Bangga Menjadi Atlet

Sementara itu, atlet SOIna cabang Dance Sport, Anastasia Aresyenan Bwariat, turut menyampaikan pengalamannya mewakili Indonesia di Turin, Italia dan berhasil meraih medali perunggu.

“Saya bangga menjadi atlet yang membanggakan Indonesia. Saya berharap mendapat dukungan agar bisa kembali berprestasi di Pesonas Kupang dan meraih medali emas,” ujar Anastasia.
yang meraih medali perunggu cabor sport dance dalam Special Olympics world winter Games 2025 di Turin Italia.

Dalam kesempatan itu juga berterima kasih karena diberikan kesempatan berjumpa dengan Menko Pemberdayaan Masyarakat.

“Untuk itu kami mohonkan pendampingan pak menteri agar kami bisa menyelenggarakan pekan oleh raga kami di Kupang bulan oktober 2026 dan Olympiade di Santiago, Chili nanti,” katanya.

Charity Night

SOIna bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat akan melaksanakan  penggalangan dana pada Charity Night dalam Gala Dinner dan lelang yang akan diselenggarakankan segera.

“Kami sangat berharap kerjasama ini bisa mendapat dukungan luas dari berbagai pihak baik dari pemerintah, BUMN maupun sektor privat,” katanya. (Web Warouw)

 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles