Selasa, 17 Mei 2022

ADA-ADA SAJA…! Rusak Citra Agama Tertentu, Jaksa Agung Larang Terdakwa Kasus Gunakan Peci dan Hijab Saat Sidang

JAKARTA – Banyaknya terdakwa kasus mendadak menggunakan peci dan hijab saat menjalani sidang di pengadilan mendapat tanggapan dari Jaksa Agung, ST Burhanuddin.

Orang nomor satu di Kejaksaaan Agung tersebut mengaku pernah memarahi anak buahnya yang memerintahkan para terdakwa kasus untuk menggunakan peci dan hijab.

Saat itu, Burhanuddin langsung meminta anak buahnya agar pakaian para terdakwa diganti saja menjadi rompi.

Burhanuddin beralasan, para koruptor yang tidak hanya berasal dari pekerja kerah putih, tetapi bisa juga yang memakai kaus oblong. Bahkan ada juga koruptor yang berkedok memakai baju koko.

Oleh karena itu, ia mengaku pernah marah ke bawahannya dan meminta agar terdakwa saat bersidang tidak menggunakan baju koko.

“Makanya, selalu dikatakan bahwa koruptor itu adalah kerah putih, saya nggak tahu sekarang malah nggak pakai kerah putih lagi, pakai kaus oblong juga bisa. Jangankan kaus oblong, kayak ustad gini saja bisa,” kata Burhanuddin, dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Kamis (12/5/2022).

“Makanya saya melarang teman-teman itu di daerah, dulu itu kalau sidang, terdakwa itu pakainya, dikasih baju koko, pakai peci, saya marah, Mas. Kok begini, saya bilang, ‘Ganti,’” imbuhnya.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Burhanuddin mengaku marah karena terdakwa diberi seragam baju koko dan peci seolah-olah akan merusak citra agama tertentu.

Tak hanya laki-laki, perempuan yang tertangkap juga terkadang mengubah tampilannya dengan memakai hijab.

Oleh karena itu, saat ini ia meminta agar baju terdakwa saat bersidang diganti menjadi rompi tahanan.

“Tadinya nggak berhijab, itu malah merusak (image orang yang berhijab). Makanya saya ngamuk waktu itu, terus nggak ada lagi, sekarang pakai rompi aja,” tuturnya. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,182PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru