Minggu, 21 Juli 2024

ADA APA YAK…? Dipakai Melemahkan Polri, DPR Sebut Kasus Sambo Telah Memecah Kabareskrim

JAKARTA – Anggota Komisi III Arteria Dahlan meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk fokus menuntaskan kematian Brigadir Yosua atau Brigadir J. Arteria menilai secara tidak disadari kasus Brigadir J menjadi panggung untuk menyerang Polri. Apalagi muncul isu konsorium 303 Irjen Ferdy Sambo dan mafia tambang Komjen Agus Andrianto.

VIRAL ! Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo RDP dengan Komii III DPR-RI, Rabu (24/8).

“Seperti ada agenda memecah Kabareskrim dengan Sambo,” kata Arteria saat RDP Komisi III dengan Kapolri di DPR, Rabu (24/8).

Arteria melanjutkan sidang etik terkait polisi yang terlibat kematian Brigadir J juga dipercepat. Isu selain itu, baiknya langsung disikat.

“Info mabes di dalam mabes, diagram, kaisar Sambo 303, diagram tambang Kabareskrim. Ini harus dicemati,” katanya.

Jika kasus Brigadir J tuntas, lanjut Arteria untuk isu konsorium dan diagram bisa dibuat sprindik baru agar masalah ini diselesaikan.

Arteria Dahlan menyoroti soal adanya upaya untuk mengaburkan fokus penyelidikan dan kematian dari Brigadir Yosua alias Brigadir J.

Menurutnya, permasalahan dan penegakan hukum soal tewasnya Brigadir J harus kembali difokusnya.

Ia juga mendorong agar polemik yang ada di dalam pengungkapkan kasus ini untuk disingkirkan.

“Penegakan hukumnya harus clear, polemik di luar kasus harus bisa dipisah. Pak Kapolri harus berani memilah memilih mana yang voice mana yang noise. Cermati betul,” kata Arteria.

Politisi PDIP ini pun mengaku sedih dan geram. Pasalnya, saat ini banyak pihak yang mencoba sengaja membuat hal itu menjadi polemik di kasus Brigadir J

“Saya sangat sedih geram marah. Orang bicara seenaknya ugal-ugulan tidak fokus lagi pada kematian Yosua,” terang Arteria.

Arteria juga menyoroti terkait ‘manuver’ yang dilakukan oleh penasihat hukum dalam kasus ini.

Pasalnya, saat ini penasihat hukum justru tidak fokus pada pengungkapan kasus Brigadir J.

“Bahkan cenderung penasihat hukum atau apa bicaranya udah nggak bicara Yosua, bicaranya 303, mafia tambang, bicaranya adu domba mas Agus (Kabareskrim) dan (eks Kadiv Propam) Sambo. Ini ada organ juga yang mengkoreksi ini Pak tidak bisa dibiarkan hancur,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa meminta Kapolri untuk menjelaskan isu-isu yang beredar di tengah pengusutan kasus Sambo agar bisa memperbaiki citra Polri. Salah satunya adalah beredar diagram-diagram kerajaan Sambo hingga menyinggung Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.

“Bias ini muncul diagram yang seolah-olah membalas, ini ada kaya perang di polri, ini dipertanyakan,” kata Desmond saat rapat kerja dengan Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

Anggota Komisi III DPR Fraksi NasDem Taufik Basari juga meminta Kapolri untuk segera mengusut kebenaran diagram tersebut. Maka itu, penanganan kasus harus dilakukan cepat agar tidak muncul lagi isu-isu.

“Bias ini muncul diagram yang seolah-olah membalas, ini ada kaya perang di polri, ini dipertanyakan,” kata Desmond saat rapat kerja dengan Kapolri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan sebelumnya, Diagram Konsorsium 303 ramai-ramai ditanyakan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Diagram tersebut beredar di tengah pengusutan kasus Irjen Ferdy Sambo. Sejumlah anggota Polri sampai berpangkat jenderal diduga terseret kasus judi online. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru