Kamis, 1 Juni 2023

AWAAAS…! Kepala BKKBN Dr. Hasto Wardoyo: Hamil Muda, Gampang Terjangkit Covid-19

Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo. (Ist)

JAKARTA- Ibu hamil muda mudah tertular Covid-19. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo kepada Bergelora.com di Jakarta, Selasa (17/11).

“Terutama hamil muda. Karena daya tahan menurun. Ibu hamil menyuplai makanan ke janin via plasenta. Itu semua mengambil dari cadangan ibunya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jika Ibu tidak cukup baik kondisi kesehatannya dan nutrisinya maka ibu menjadi lemah. Banyak sekali Ibu hamil menjadi anemia, kurang kalsium, kurang vitamin D dan kurang Yodium.

“Padahal sebelum hamil cukup. Ini bukti bahwa setelah hamil kebutuhan meningkat. Kalau asupan tidak cukup maka sangat rentan terjangkit Covid-19,” jelasnya.

Imunitas Menurun

Sebelumnya, Spesialis Kebidanan dan Kandungan Semen Padang Hospital (SPH) dr Primadella Fegita, Sp. OG mengemukakan ibu hamil lebih rentan terkena COVID-19 karena imunitasnya menurun.

“Seorang wanita ketika tengah hamil, akan lebih rentan terkena COVID-19 karena imunitasnya menurun selama hamil. Ini yang mengakibatkan imunitas menjadi lemah,” ujarnya di Padang, minggu lalu.

Menurutnya, selain sistem imun yang menurun, saat hamil jika terserang virus membuat kondisi menjadi lebih berat.

“Oleh sebab itu imunitas tubuh harus benar-benar diperhatikan oleh wanita yang tengah mengandung,” ucapnya.

Ia menyampaikan lemahnya sistem imun pada tubuh ibu hamil disebabkan oleh beberapa hal, seperti perubahan pada sistem tubuh, pertumbuhan embrio dalam rahim hingga kekuatan tubuh yang harus menghidupi satu nyawa dalam tubuh ibu, yakni bayi.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar ibu hamil untuk memperhatikan asupan makanan agar tidak rentan terkena penyakit.

Akan tetapi, lanjutnya, ibu hamil tak perlu terlalu takut dengan COVID-19 asal memperhatikan beberapa hal agar tidak terkena penularan virus tersebut.

“Kuncinya jangan cemas berlebihan, untuk menjaga diri agar tidak terkena COVID-19 dapat keluar rumah sesuai kebutuhan saja, seperti kontrol kehamilan minimal 4 kali selama kehamilan, 1 kali pada trimester pertama, 1 kali trimester kedua dan 2 kali pada trimester ketiga,” katanya.

Rutin USG

Selama masa pandemi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ibu hamil dalam menjaga kehamilan, tiap trimester ibu hamil sedapat mungkin melakukan pemeriksaan USG untuk melihat perkembangan kehamilannya, sementara khusus trimester terakhir diusahakan lebih dari satu kali untuk dilakukan pemeriksaan.

Namun, ia mengingatkan saat keluar rumah untuk kontrol, ibu hamil tetap harus jaga jarak dengan orang lain, menggunakan masker dan cuci tangan setiap memegang sesuatu. Selain itu, disarankan untuk mandi setelah pulang dari berpergian agar tidak tertular COVID-19 dari luar rumah.

Ibu hamil diharapkan tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, makan yang bergizi, tinggi protein dan konsumsi makanan kaya serat dan vitamin.

“Jangan lupa jaga jarak dan pakai masker, usahakan keluar rumah bila ada urusan sangat penting atau untuk kontrol kehamilan saja,” ujarnya.

Ia menerangkan COVID-19 tidak mempengaruhi peluang kehamilan dari seorang perempuan karena COVID-19 tidak menyerang uterus ataupun ovarium, sehingga perempuan yang telah sembuh dari COVID-19 tidak perlu cemas untuk memiliki momongan. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,603PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru