Sabtu, 24 Februari 2024

JANGAN KEPALA BATU….! Gereja Seluruh Sangihe dan Talaud Tegas Menolak Pertambangan PT TMS

JAKARTA- Gereja Masehi Indonesia Sangihe-Talaud (GMIST) menegaskan penolakan terhadap aktivitas pertambangan emas yang dilakukan PT Tambang Mas Sangihe (TMS) di Pulau Sangihe. Hal ini disampaikan dalam pernyataan sikap GMIST yang di tanda-tangani oleh Ketua Umumnya, Pendeta Dr. Welman Boba dan Sekretaris Umum, Pendeta C.E. Malohing-Oleng, M.Th. pada Kamis, 30 Desember 2021.

“Dalam Sidang Lengkap Sinode Ke XXV di Enemawira GMIST menyatakan sikap menolak aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT TMS,” demikian tegas pernyataan sikap bernomor surat: 019/1.1.g/G/XII-2021 tersebut.

GMIST juga segera menggalang kerjasama dengan pecinta lingkungan dan berbagai pihak untuk melakukan edukasi bagi penambang lokal/tradisional melalui sosialisai mengenai dampak buruk pertambangan terhadap lingkungan dan keberlangsungan hidup generasi akan datang.

“Edukasi dan sosialisasi akan dilakukan dalam lexionari GMIST,” demikian pernyataan sikap yang ditujukan pada Badan Pekeja dan seluruh Jemaat GMIST.

GMIST juga memohon agar dalam mengambil sikap kiranya para jemaat mengutamakan keutuhan persekutuan dengan jiwa persaudaraan dalam kasih Kristus.

“Tetaplah menggumuli setiap masalah dalam doa dan aktivitas kongkrit,” tegasnya.

Aktivitas pertambangan oleh PT TMS telah mendapatkan perhatian serius peserta dalam Sidang Lengkap Sinode Ke XXV di Enemawira GMIST.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, aktivitas pertambangan yang dilakukan di Pulau Sangihe yang luasnya hanya 736.98 Km2 bertentangan dengan Undang-Undang No 25/2007, Junto Undang-Undang No 1/2014 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil terutama menyangkut perlindungan terhadap pulau dengan luas kurang dari 2.000 Km2.

“Dalam pelayanannya GMIST digerakkan oleh perjuangaj Kasih Allah dalam rangka merawat kehidupan, GMIST yakin sepenuhnya bahwa pethatian terhadap kaum lemah dan tertindas, kelestarian alam dan kelangsungan ekosistim adalah juga amanat pelayanan yang diembannya dari Kepala Gereja (Kejadian 1:1-31 dan Matius 25:40),” tegas pernyataan itu. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru