Rabu, 14 Januari 2026

MENTERI JANGAN BOHONG..! Pemprov Aceh Minta Para Menteri Beri Data Akurat soal Bencana Aceh ke Presiden

JAKARTA – Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Provinsi Aceh, Muhammad MTA, meminta seluruh jajaran pejabat Pemerintahan Pusat agar dapat memberikan informasi faktual dan objektif kepada presiden.

Menurut MTA, hal ini terkait dengan langkah dan kebijakan Presiden terhadap upaya penanganan darurat dan pemulihan Aceh paska bencana.

MTA melihat, Presiden menaruh perhatian besar terhadap penanganan musibah bencana banjir dan tanah longsor Aceh. Hal ini terlihat orang nomor satu di Indonesia itu telah 2 kali turun langsung ke lokasi terdampak yaitu Aceh Tenggara dan Bireuen.

“Kepada para menteri, cintailah niat baik presiden untuk rakyatnya dengan memberikan informasi utuh dan objektif, agar Aceh cepat pulih. Berikan informasi dan data-data akurat,” kata MTA dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

Pernyataan terkait pemulihan listrik dan komunikasi, kata MTA, telah memperlihatkan bagaimana pihaknya menghadapi kecaman publik.

“Kita berharap hal-hal seperti tidak perlu terulang kembali,” ujarnya.

Hari ini Presiden dijadwalkan akan kembali ke Aceh untuk meninjau langsung kawasan terparah bencana. Terutama Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh tengah dan Bener Meriah yang saat ini masih terisolasi via darat. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ “Kami melihat kembalinya Presiden kali ini, tidak tertutup kemungkinan beliau mendapatkan informasi lebih objektif tentang kondisi bencana Aceh saat ini,” katanya. Baca juga: Warga Aceh Utara Minta Maskapai Turunkan Harga Tiket di Daerah Bencana Dalam beberapa kali pertemuan dan doorstop media, Gubernur selalu berharap bahwa pintu bantuan pihak internasional bisa dipercepat demi penanganan darurat. Walaupun kebijakan pemerintah pusat dapat dibarengi dengan klasifikasi cluster bertahap mereka, misalnya, untuk saat ini minimal NGO-NGO khusus dalam membantu penanganan kedaruratan. “Sebagai support penanganan yang sedang sama-sama kita lakukan, baik Pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, NGO Lokal dan pihak2 lainnya,” pungkasnya.

Harga BBM di Aceh Tengah Rp 50.000 Per Liter

Ratusan warga dari Aceh Tengah dan Bener Meriah mengangkut BBM dan sembako dari Jalan Takengon-Aceh Utara (Jalan KKA). Paskabencana, warga di Dataran Tinggi Gayo mengandalkan jalur tersebut untuk membeli kebutuhan BBM dan sembako. Setelah berkendara, mereka berjalan kaki 2-3 jam menuju Kampung Kem, Bener Meriah. (Ist)

Dilaporkan, masyarakat Aceh Tengah mulai mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax sejak lima hari terakhir pascabencana hidrometeorologi. Namun, mereka harus mengeluarkan kocek Rp 50.000 per liter untuk BBM.

Kondisi itu dirasa serba salah oleh sejumlah warga. Sebab, di satu sisi, BBM yang dijual eceran di sepanjang jalan kawasan itu diperoleh dengan cara yang sulit oleh penjualnya.

“Harga ini sesuai dengan kondisi lapangan, karena diangkut dari Kampung Kem, KKA (Jalan Nasional Takengon-Aceh Utara), jalan kaki 2 sampai 3 jam angkut minyak pakai jerigen,” ucap Andi, salah satu penjual di daerah tersebut, Kamis (11/12/2025).

Secara kemanusian, Andi sebenarnya tidak tega memasang harga setinggi itu.

Namun, kondisi kesulitan bahan pangan seperti beras dan lauk pauk membuatnya harus bertahan hidup.

“Saya mengambil minyak langsung ke lokasi, kemarin baru tiba. Kurang lebih urus minyak ke daerah Kem itu setengah hari dengan perjalanan. Belum lagi ribuan orang berlalu lalang di sana,” ujar Andi.

Ia memperkirakan, harga BBM akan semakin turun karena semakin banyak orang yang menjual secara eceran.

“Sebenarnya sudah ada BBM yang dipasok dari Bireuen, dari Aceh Utara, jadi semakin ramai ya bakal semakin murah,” ucap dia.

 

Para penjual BBM eceran dadakan tampak mulai ramai menjajakan dagangannya di pinggir Jalan Takengon-Isaq..Mereka menjual dengan menggunakan jerigen. Harga yang dijual juga bervariasi, mulai dari Rp 50.000-Rp30.000.(Zam/Web)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru