test
Minggu, 26 Mei 2024

Mantap! RI dan Italia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

BANGKOK- Menlu RI telah melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menlu Republik Italia, H.E. Della Vedova, di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-EU ke-21 di Bangkok, Thailand, Jumat (14/10). Dalam pertemuan tersebut, Italia menyampaikan undangan Presiden Italia kepada Presiden RI untuk berkunjung ke Italia.

Kepada Bergelora.com dilaporkan bahwa pada pertemuan bilateral tersebut, kedua Menlu membahas kerja sama ekonomi bilateral baik dalam perdagangan maupun investasi. Dalam kerja sama perdagangan, Italia mengundang Indonesia untuk menjajaki lebih lanjut di bidang furniture dan leather goods dari Italia.

Indonesia juga menyampaikan apresiasi terhadap Italia yang telah mendukung produk CPO Indonesia, dengan nilai perdagangan USD 1,03 milyar atau sekitar 36 persen dari ekspor CPO Indonesia ke Eropa.

“Mengingat besarnya ekspor CPO Indonesia ke Italia tidak saja menjadikan pasar Italia penting bagi pengembangan perdagangan produk CPO tetapi juga diharapkan dapat menjadi jembatan akses pasar ke negara-negara anggota Uni Eropa lainnya”, demikian Menlu RI menjelaskan.

Dalam upaya mempromosikan toleransi beragama dan penanggulangan terorisme, Indonesia dan Italia memiliki kerja sama dalam bentuk Konferensi Dialog Lintas Agama. Italia dan Indonesia memegang peran penting dalam mendukung toleransi antara umat beragama, mengingat Italia yang saat ini memiliki komunitas Islam yang terus berkembang. Di sisi lain, kedua pihak juga setuju pentingnya peran perempuan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi, sehingga pendidikan bagi perempuan adalah krusial.

Italia masih merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Euro Zone dan terkenal dengan produk 3F’s (food, fashion, furniture).  Italia merupakan mitra dagang terbesar ke-19 bagi Indonesia, dengan total perdagangan bilateral: mencapai US$ 1,7 milyar (Jan-Jul 2016) dan sekitar US$ 3,24 milyar pada 2015. Investasi Italia di Indonesia berada pada peringkat ke-16, dengan nilai US$ 15 juta (27 proyek) di triwulan pertama 2016, dan  US$ 104,1 juta ( 118 proyek) pada 2015. (Telly Nathalia)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru