Sabtu, 25 Mei 2024

Mantap! Ribuan Prajurit TNI Bersiap Ikut HUT RI Ke-71 Di Istana Negara

JAKARTA- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta Kepala Staf Angkatan meninjau pelaksanaan Gladi Bersih Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di halaman Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/8).

Peringatan HUT RI ke-71 tahun ini dimulai lebih awal pukul 08.00 WIB dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Rangkaian upacara dimulai dengan persembahan Marching Band dari Semen Padang, dilanjutkan arak-arakan Bendera Pusaka dari Monumen Nasional menuju halaman Istana Negara, sejumlah tarian kolosal GSP dan Rampak Doll dari Bengkulu juga ikut memeriahkan.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, personel TNI yang terlibat dalam Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 berikut perlengkapannya, terdiri dari 1.073 personel, 369 Pucuk Senjata, 369 Bilah Sangkur dan 24 Bilah Pedang.  Sedangkan Pasukan Pengambil Bendera Pusaka, terdiri dari : Detasemen Kavaleri Kuda Parompong 24 orang dipimpin Lettu Kav Ninut dengan mengerahkan 12 Kuda (8 Kuda Pacu dan 4 Kuda Kereta Kencana), dan 68  personel Paspampres dipimpin L ettu Cpm Maradian.

Pelaksanaan Gladi Bersih diawali dengan persiapan semua perangkat upacara di Daerah Persiapan Utara Tugu Monas, diikuti prosesi di Basement Tugu Monas yaitu berupa arak-arakan Kereta Kencana membawa duplikat Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi menuju pintu depan Istana, dilanjutkan prosesi penerimaan Bendera Pusaka yang diantar oleh ADC.

Sementara itu, dilapangan Istana Negara berlangsung Paduan Suara GSP dan Tarian Kolosal. Tepat pukul 09.00 WIB, Bendera Pusaka telah tiba di meja Inspektur Upacara (Irup).

Rangkaian Gladi Detik-Detik Proklamasi, didahului dengan pembacaan Riwayat Hidup Pejabat Upacara, laporan Perwira Upacara kepada Irup (Presiden RI), pelaksanaan  Detik-Detik Proklamasi, fly pass oleh pesawat-pesawat TNI AU dan diakhiri dengan Paduan Suara Aubade.

Pengibaran bendera Merah Putih dan fly pass oleh TNI Angkatan Udara tetap menjadi agenda utama pada upacara ini. Selama pelaksanaan Gladi Bersih Pasukan TNI maupun Polri, pasukan pengibar bendera menjalankan tugas dengan baik dan rapi.

“Gladi Bersih ini sudah baik dan sempurnakan lagi, karena ini acara kenegaraan. Tidak bisa sembarangan, harus benar-benar dilatihkan,” tegas Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

“Mari kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan pada saat pelaksannaan peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia semuanya dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih selamat bertugas,” pungkasnya.

Jasmerah

Sebelumnya kepada Bergelora.com dilaporkan, saat meninjau kesiapan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara beberapa waktu lalu, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap agar peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung sempurna. “Makanya, saya selalu hadir untuk memberikan koreksi-koreksi sejak awal, sehingga saat pelaksanaan nanti sudah siap,” pungkasnya.

Ribuan personel TNI akan terlibat dalam rangkaian pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada hari Rabu 17 Agustus 2016.  Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71 merupakan momentum refleksi Nilai-Nilai Luhur Perjuangan Bangsa.

Nilai-nilai tersebut  adalah semangat persatuan dan kesatuan, pantang menyerah dan rela berkorban segenap bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, bersama-sama untuk bersatu-padu berjuang memerdekakan negara dari bangsa kolonialis 71 tahun silam.

TNI sebagai Garda Terdepan dan sekaligus sebagai Benteng Terakhir Bangsa senantiasa menjunjung tinggi komitmen untuk mempertahankan dan membela empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Soekarno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah (Jasmerah)”. Karena itu, dalam menyambut HUT RI  ke-71, semangat itu harus terus diwujudkan bersama-sama dengan seluruh masyarakat.

Pada upacara kali ini prajurit TNI akan bergabung bersama dengan ratusan prajurit Polri, 68 pelajar pilihan dari penjuru tanah air sebagai Paskibraka, 1600 pelajar yang menyanyi aubade dan srinade serta kehadiran masyarakat yang berperan sebagai representative pasukan-pasukan kerajaan. Kehadiran peserta upacara ini tentunya sebagai implementasi dari petunjuk Bapak Presiden Jokowi yaitu ingin menumbuhkan jiwa memiliki keindonesiaan lebih tinggi.

Seperti yang disampaikan oleh Panglima TNI ke awak media saat menghadiri Gladi Kotor pada hari Sabtu 13 Agustus 2016. “Pak Jokowi ingin melibatkan banyak masyarakat, karena ini adalah pestanya rakyat,” ungkapnya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Tatang Sulaiman di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (15/8/2016) mengatakan bahwa personel TNI yang terlibat dalam Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 terdiri dari 1.073 personel, dengan perlengkapan Senjata, Sangkur dan Pedang.

Lebih lanjut Kapuspen TNI menyampaikan bahwa Bendera Pusaka dan Teks Proklamasi diambil dan diarak dari Tugu Monas ke Istana Negara oleh pasukan dari Detasemen Kaveleri Kuda Parompong dengan mengerahkan 12 Kuda Pacu dan Kuda Kereta Kencana, dikawal 92 personel Denkavkud.

Komposisi Pasukan Upacara adalah sebagai berikut : Pasukan Kehormatan dari TNI AD, yaitu Taruna Akademi Militer (Akmil) 35 personel dipimpin Kapten Czi Isak, Protokol Brigif I/JS 76 personel dipimpin Kapten Inf Wicaksono, serta Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) 50 personel dipimpin Letda Chk Feri.

Pasukan Kehormatan TNI AL, meliputi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) 40 personel dipimpin Mayor Mar Didik, Protokol Brigif 2 Marinir Cilandak 83 personel dipimpin Kapten Mar Teguh, serta  Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) 47  personel  dipimpin  Letda Laut (KH/W) Yosofina Hatimena.

Pasukan Kehormatan

Sedangkan Pasukan Kehormatan  TNI AU, terdiri dari Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) 35 personel dipimpin Lettu Pom Hendro, Paskhas 71 personel dipimpin Kapten Pas Puji, serta Wanita Angkatan Udara (Wara) 43 personel dipimpin Mayor Yonita.

Kapuspen TNI juga mengatakan, dalam pelaksanaan Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 di Istana Negara, akan diringi Korsik Gabungan (Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri) sebanyak 275 personel dipimpin Mayor Caj Sutomo serta 1 (satu)  Rai Armed 7/Tarik bertindak sebagai “Salute Gun’’ untuk Upacara Detik-Detik Proklamasi sebanyak 75 personel.

Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016, dimeriahkan pula dengan demonstrasi Flypass Pesawat  TNI AU  berupa  formasi tempur Pesawat F-16 Fighting Falcon dan Sukhoi  membentuk Arrow Head Formation pada ketinggian 800 kaki.

“3 (tiga) Pesawat F-16  Fighting Falcon didatangkan dari Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru dan 3 (tiga) Sukhoi 27/30 didatangkan khusus dari Pangkalan TNI AU Hasanudin Makasar. Seluruh pesawat ini diterbangkan oleh perwira terbaik bangsa yang selalu siap menjaga setiap jengkal kedaulatan udara Republik Indonesia,” pungkas Kapuspen TNI. (Kolonel Czi Berlin G.)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru