Sabtu, 24 Februari 2024

MASIH BANYAK SISWA DITOLAK BERSEKOLAH..! Nadiem Sebut 1 Juta Guru Honorer Diangkat Jadi PPPK hingga 2024

JAKARTA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim memperkirakan satu juta guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga 2024.

“Saat ini sudah lebih dari 500.000 sampai 600.000 guru honorer diangkat menjadi ASN PPPK,” kata Nadiem dalam acara Hari Guru Nasional 2023 di Indonesia Arena GBK, Sabtu (25/11/2023).

Nadiem meyakini ibu dan bapak guru honorer ingin lebih banyak lagi diangkat menjadi ASN PPPK.

“Pengangkatan ASN PPPK menjadi salah satu program yang didorong Presiden Jokowi untuk memastikan kesejahteraan guru di seluruh Indonesia terjamin,” jelas dia.

Saat ini rekrutmen jadi ASN telah dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun. Baik untuk perekrutan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Hal itu diatur lewat UU nomor 20 tahun 2023 tentang ASN. UU tersebut menggantikan UU sebelumnya yakni UU nomor 5 tahun 2014.

Tambahan 296.000 Guru PPPK akhir 2023

Dirjen GTK Kemendikbud Ristek Nunuk Suryani pernah menyatakan, pemerintah saat ini tengah berupaya agar seluruh rombongan belajar dan mata pelajaran di sekolah negeri disokong oleh guru ASN.

“Target rekrutmen guru ASN PPPK dari tahun 2020 adalah 1 juta guru, dan diharapkan hingga nanti 2024, 1 juta guru honorer itu dapat terangkat (menjadi ASN) semua,” kata dia belum lama ini.

Nunuk menjelaskan, guru honorer yang telah diangkat menjadi guru ASN PPPK sejak tahun 2021 berjumlah 544.000 orang.

Pada tahun 2023 masih berlangsung proses seleksi guru ASN PPPK, sehingga nantinya akan ada tambahan sebanyak 296.000 orang guru ASN PPPK baru.

“Dengan demikian, jumlah guru yang diangkat menjadi ASN PPPK nanti sudah mencapai lebih dari 800 ribu orang,” ungkap dia.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Dirjen GTK menjelaskan, Kemendikbud Ristek memiliki visi untuk menjadikan guru sebagai profesi terhormat, bermartabat, dan membanggakan.

“Untuk mewujudkannya, kami melakukan berbagai upaya seperti koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga lain yang masuk ke dalam panitia seleksi nasional (panselnas) untuk merumuskan kebijakan seleksi guru ASN PPPK setiap tahun,” jelas Nunuk. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru