Kamis, 22 Februari 2024

Megawati dan Kegagalan Drama Playing Victim

Oleh: Wibowo Arif *

SEHARI jelang kampanye resmi, ujug-ujug Megawati teriak-teriak sampai urat lehernya kelihatan dengan intonasi yang maksimal. Lihai banget membakar kadernya jadi emosi. Massa yang memenuhi gedung jadi marah semua. Mereka yakin banget kalau mega yang ngomong pasti benar. Inti dari pidatonya adalah menuduh kader PDIP bakal dicurangi oleh penguasa.

Peristiwa tersebut adalah akal-akalan Megawati untuk bikin skenario pemenangan pilpres saja, dengan taktik playing victim.

Playing victim sengaja dipakai oleh Mega karena punya legacy sejarah saat jaman Orba PDIP didzolimi.

Narasi sejarah didzolimi ini disusun sebagai story telling untuk memposisioning karakter PDIP yang teraniaya. Tujuannya menutupi fakta-fakta PDIP sebagai partai yang korup jadi terhapus.

Untuk itu PDIP mengerahkan media, elite partai, pengamat politik, budayawan, aktivis dll untuk ikut bermain drama skenario terdzolimi. Bahkan elite partai, pengamat politik dan budayawan sampai memainkan acting menangis sesenggukan kalau rejim jokowi sudah menabrak konstitusi, bikin dinasti dan ketidaknetralan negara.

Apakah taktik ini akan berhasil? Di medsos malamnya pidato Megawati diketawain netizen karena mereka tau siapa yang curang. Beredar fakta ada Kabinda yang menyuruh Pj bupati untuk memenangkan Ganjar-Mahfud.

Ada juga bupati PDIP yang memaksa ASN untuk menangkan Ganjar dengan ancaman akan dipindahkan ke tempat terpencil. Pola yg sama kelakuan Orba.

Petanya saat ini partai pengusung Prabowo-Gibran menang di atas angin. PDIP yang pengusung Ganjar terseok-seok disalip Anies-Cak Imin.

Sebenarnya taktik Megawati sangat bagus untuk strategi pemenangan Pemilu dengan playing victim, namun fakta-fakta korupsi dan kecurangan di atas, menyebabkan taktik itu gagal total.

*Penulis Wibowo Arif (Jemek), budayawan

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru