Jumat, 23 Februari 2024

Membangun Indonesia dari Keerom Papua

KEEROM – Acara lepas sambut Penjabat Bupati Keerom kepada Bupati – Wakil Bupati Keerom hari Sabtu (20/2) berlangsung meriah dan penuh sukacita. Hampir sebagian besar masyarakat Keerom tumpah ruah dalam pesta rakyat ini yang dihibur dengan aksi panggung trio penyanyi dangdut D”amor dari Jakarta dan penyanyi lokal Jayapura.

Nampak dari deretan kursi pejabat hadir Asisten Bidang Umum – Sekda Papua Rosina Upessy yang mewakili Gubernur Papua, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib, Ketua Komisi II DPR Papua Deert Tabuni. Mantan Penjabat Bupati Keerom yang juga Asisten bidang Pemerintahan – Sekda Papua, Doren Wakerkwa. Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe. Forkompimda Kabupaten Keerom, SKPD Keerom.

Setelah diawali dengan misa syukur, acara kemudian diawali tarian penyambutan kepada tamu undangan Distrik Arso.

Kemudian acara adat pengukuhan dari Suku Web kepada pasangan Bupati Celcius Watae – Muhammad Markum dan istri, serta dari Suku Senggi dan Waris yang berlangsung dengan sakral. Dimana para kepala suku menumpangkan tangan kepada pasangan bupati Watae – Markum beserta istri dan diiringi tabuhan tifa dan juga tarian serta nyanyian adat.

Acara lepas sambut yang mengambil tema “Terwujudnya Jati Diri Masyarakat Keerom yang Mandiri dan Bersahaja dalam bingkai NKRI”. Dalam sambutannya Mantan Penjabat Bupati Keerom, Doren Wakerkwa mengatakan setelah APBD, Kabupaten Keerom mendapat urutan ketiga di Provinsi Papua. Kemudian setelah dari provinsi dan gubernur menandatangani keputusan. Masuk di Departemen Keuangan – Republik Indonesia, Kabupaten Keerom memperoleh nomor urut satu yang disusul Kabupaten Asmat.

“Satu usaha keras dan peningkatan kinerja anggaran di Keerom lebih baik di masa mendatang,” harapnya.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Keerom, Celcius Watae dan Muhammad Markum saat mendapat pengukuhan adat dari kepala suku Web, Senggi dan Waris di Keerom, Papua, Sabtu (20/2) (Ist)Sebab selama ini Kabupaten Keerom selalu mendapat predikat dislaimer. Namun dengna kehadiran pasangan bupati yang merupakan anak asli Keerom. “Ini ibarat anak hilang yang kembali lagi ke Keerom untuk bagaimana Keerom ini merubah dan membangkitkan kesejahteraan rakyat yang lebih bagus,” kata Doren.

Garda Terdepan
Sebagai kabupaten yang berada di garda terdepan perbatasan RI – PNG, kata Doren, Keerom harus bangkit, harus maju supaya kabupaten ini bisa kalahkan daerah lain di Papua.
“Kita bisa sejajar dengan kabupaten lain dalam pembangunan termasuk juga dalam penyelenggaraan pemerintahan dan juga pelayanan kemasyarakatan serta pembangunan,” tukasnya.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh masyarakat Keerom bersama – sama bersatu mendukung pasangan bupati terpilih ini.

Pada kesempatan itu secara khusus Doren Wakerkwa memberikan pesan bahwa ada beberapa hal yang kurang diantaranya ikon pemerintah yakni tidak ada Kantor bupati dan wakil bupati yang permanen. Kemudian tidak ada mobil dinas bupati dan wakil bupati.

“Saya pakai mobil saya sendiri. Saya harap Keerom harus bangkit. Jadi sekarang Kaka bupati bangun baik – baik di Keerom. Kaka Watae dan Kaka Markum harus merubah Keerom tidak dengan pola yang biasa – biasa. Tetapi harus dengan pola kebangkitan dan paradigma yang baru,” harapnya.

Sementara itu Bupati Keerom Celcius Watae mengatakan serah terima jabatan antara mantan Penjabat Bupati Keerom Doren Wakerkwa dengan dirinya bersama wakil bupati defenitif.

Wataee – Markum memuji Penjabat Bupati, yang mana dalam kurun tiga bulan ada terobosan dilakukannya,, yang memang merupakan satu keputusan berarti.

Dalam artian pertama kehadiran penjabat bupati memberikan keamanan, kesejukan kepada daerah, terutama KPU dan Panwas selaku penyelenggara Pilkada Serentak tanggal 9 Desember lalu dalam keadaan aman sampai selesai waktu.

“Satu hal yang membuat kami apresiasi kepada beliau, karena bersama Forkompimda Kab. Keerom termasuk pengamanan perbatasan. Pak Doren sebagai carataker melaksanakan tugas sessuai harapan dan undang – undang walaupun dalam tempo waktu tiga bulan,”kata Watae. (Yohana)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru