Rabu, 23 Juni 2021

Menelusuri Kegunaan Uang Kripto Asli Indonesia

Rhein Mahatma, Education Director di Vexanium Foundation, memiliki pengalaman lebih dari 8 tahun di industri startups,– menulis di CNBC dan dimuat ulang di Bergelora.com. (Redaksi)

Oleh: Rhein Mahatma


DITAHUN 2021 ini mulai banyak orang Indonesia membeli crypto dikarenakan harga-harga crypto yang meninggi, kadangkala investor crypto bertanya-tanya, selain beli dan jual, crypto ini bisa diapakan lagi?

Cryptocurrency yang bersifat Store of Value seperti Bitcoin memang umumnya hanya dibeli, disimpan dan dijual, namun crypto yang merupakan smart contract platform seperti VEX bisa dibilang adalah “multifacet asset”, alias aset yang memiliki banyak fungsi dengan jauh lebih banyak hal yang bisa Anda lakukan.

Nah ternyata, Vexanium saat ini adalah satu-satunya platform blockchain di Indonesia yang memiliki teknologi blockchainnya sendiri. Disebut dengan memiliki “mainnet” sendiri. Sebagai sebuah infrastruktur blockchain Indonesia yang telah memiliki banyak ekosistem terdesentralisasi, token VEX memiliki banyak fungsi, antara lain:

Beli Vex Di Exchange Crypto, Tunggu Harga Naik

Sama seperti crypto lainnya, Anda bisa membeli VEX di exchange crypto yaitu Digitalexchange dan Indodax, didiamkan, lalu tunggu harga naik, saat harga tinggi, Anda bisa lakukan TP (Take Profit), atau atau Anda bisa menahannya (hold) jika merasa harganya bisa lebih tinggi lagi.

Melakukan Mining Dengan Cara MemVote BP

Sebagai infrastruktur blockchain yang terdesentralisasi, Vexanium juga memiliki miner yang disebut dengan block producers (BP) atau validator, token holder VEX yang percaya dengan impact jangka panjang dari blockchain bisa bergabung menjadi miner / BP / validator dan membantu Vexanium untuk mengamankan jaringan blockchain.

Blockchain Vexanium menggunakan mekanisme konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS) kadang juga disebut dengan Proof of Stake dengan reputation system, di mana para BP secara rutin meminta voting dari anggota komunitas untuk menjadi BP top 21 yang teratas dan mendapat tugas memproduksi block dan mendapatkan reward berupa token VEX, kadangkala dengan memberikan insentif berupa reward sharing kepada voter, atau program-program tertentu. Urutan top 21 BP berubah setiap minggunya, untuk Miner (BP) di Vexanium terdapat total 115 BP dengan BP Aktif sejumlah 21 dan sisanya BP Standby.

Besaran Reward dari mining vex ini kurang lebih sekitar 7% – 12,5% pertahun atau sekitar 0.06% – 0.12% perbulan artinya pendapatan reward miningnya fluktuatif (tidak fix) bergantung pada besaran power voter suatu BP dan urutan rankingnya.

Melakukan Farming & Swaping Di Ekosistem Vex Dengan Vexswap.org

Farming dan Swaping merupakan trend terbaru di ekosistem public blockhain akhir-akhir ini, Farming ini disebut juga penambangan likuiditas atau liquidity mining, sebuah cara untuk menghasilkan rewards dengan melakukan memiliki aset kripto juga. Intinya, dengan aset kripto yang kita miliki dapat menghasilkan asset kripto lainnya.

Yield Farming baru akan berjalan ketika Liquidity Providers (LPs) bertindak sebagai pengguna yang menempatkan aset kriptonya ke dalam kumpulan likuiditas (Liquidity Pools) tersebut. Liquidity Providers ini bisa diartikan sebagai pemberi likuiditas, mengingat aset kripto mereka nantinya dapat didapatkan dan digunakan oleh pengguna lain.

Saat ini di blockchain Vexanium terdapat beberapa ekosistem Farming dan Swapnya diantaranya adalah Baso Finance(BASO), Batik Finance(BATIK), Dejave(DJV), BitcoinNKRI(BNKRI), TRAFI FARM & Rendang Finance(RENDANG), Setiap ekosistem farming memiliki Yield (imbal hasil) dan liquiditas yang berbeda-beda.

Berikut Besaran APY Dari Masing-masing Ekosistem Farming :

  1. BASO APY sekitar 812.8% pertahun
  2. BATIK APY sekitar 486.2% pertahun
  3. BNKRI APY sekitar 223 % pertahun
  4. TRAFI APY sekitar 38 % pertahun
  5. RENDANG APY Cooming Soon

Melakukan Staking Di VexRex.net

Berbeda dengan blockchain lain yang harus membayar fee transaksi tinggi (blockchain lain sekitar 15 USD s/d 50 USD per transaksi), blockchain Vexanium bisa digunakan dengan free, namun untuk menghindari spam di network, user yang ingin bertransaksi harus melakukan staking token untuk mendapatkan network resource yaitu CPU dan net. Semakin sering bertransaksi, maka harus men-stake token Vex lebih banyak.

Di Vexanium banyak token holder yang tidak menggunakan CPU dan Netnya, namun di sisi lain banyak juga pengguna Dapp dan developer Dapp yang sering menggunakan CPU dan Net, di mana kadangkala pengguna dan developer Dapp ini tidak memiliki banyak token yang distake sehingga resource jaringan (CPU dan Net) yang dimiliki rendah mengakibatkan speed menjalankan Dapp mereka jadi rendah.

Sedangkan di sisi user atau developer Dapp, dengan adanya REX, user bisa meminjam resource (CPU dan Net) dari REX dengan biaya jauh lebih kecil daripada harus membeli dan menstaking VEX.

Dengan melakukan staking di VEXREX.net, istilahnya bagi pemegang token seperti “menyewakan rumah yang tidak terpakai” dan bisa mendapatkan revenue tambahan dari fee transaksi yang terjadi di blockchain Vexanium.

Staking Di Vexwallet dan Melakukan Vote BP

Anda juga bisa memindahkan Vex Anda dari exchange ke Vexwallet, melakukan staking VEX dan melakukan vote ke block producer yang Anda pilih.

Staking berarti Anda menabung, atau tidak menarik VEX Anda untuk jangka waktu tertentu dan mendapatkan reward berupa token VEX atau token lain.

Vexanium menggunakan mekanisme konsensus Delegated Proof Of Stake (DPos), yang bisa dibilang merupakan “reputation system” untuk para miner, di mana para miner (BP) perlu mendapatkan voting dari komunitas Vex untuk menjadi salah satu dari top 21 block producer yang memproduksi block dan mendapatkan reward Vex. Jumlah voting dan urutan top 21 BP ini terus berubah setiap minggunya, tergantung kampanye dari pada BP. Urutan top 21 BP bisa Anda lihat di Vexanium Explorer atau Vexascan.

Mengikuti Farming Di Ekosistem Vexanium Blockchain

Farming berarti Anda akan mendapatkan token gratis dengan melakukan staking. Konsep ini sama dengan Di Vexanium saat ini sedang berlangsung farming-farming seperti BitcoinNKRI, Trafi, dan beberapa lainnya.

Bermain Di Decentralized App (Dapp) Di Vexwallet

Anda bisa mendapatkan tambahan Vex dengan bermain di Decentralized App (Dapp) yang ada di Vexwallet yang merupakan blockchain wallet dengan banyak aplikasi terdesentralisasi atau Dapp.

Jaminkan VEX Di DeFi Loan VYNDAO

Decentralized Finance atau DeFi adalah ekosistem finansial terdesentralisasi yang digadang-gadang akan merevolusi dunia keuangan karena mengambil margin jauh lebih kecil, dibandingkan layanan finansial tradisional. Berbeda dengan Bitcoin yang biasanya hanya dibeli, lalu tinggal tunggu harganya naik, ada banyak hal lain yang bisa Anda lakukan di Decentralize Finance.

Token Vex bisa digunakan untuk mendapatkan stablecoin USDV dengan menjaminkan (atau menggadaikan) VEX di DeFi loan Vyndao.com. Stablecoin USDV bisa Anda convert ke stablecoin IDRT atau IDK di Vexswap.org (atau Dapp Vexswap) atau Unydex.com. Jika harga Vex naik, Anda bisa menebus VEX Anda dengan mendapatkan profit.

Bergabung Menjadi Liquidity Provider (LP) Di Vexswap

Vexswap.org adalah exchange terdesentralisasi dengan konsep Automated Market Maker (AMM) yang tidak memiliki orderbook seperti halnya exchange crypto tradisional. Semua orang bisa bergabung menjadi Liquidity Provider (LP) dengan menginject likuiditas ke token-token yang dilisting di Vexswap dan mendapatkan fee transaksi dari transaksi yang terjadi di Vexswap.

Development

Jika Anda adalah pendiri startup yang ingin mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam startup Anda, atau lebih jauh lagi ingin mengintegrasikan konsep desentralisasi (tanpa middleman) ke bisnis Anda, bisa juga menggunakan Vexanium sebagai platform blockchain, untuk bisa mendapatkan resource jaringan Vexanium yang akan digunakan di Dapp (Decentralized App) Anda, Anda harus melakukan staking VEX di Vexwallet.

Rencana 2021 : NFT (Non Fungible Token atau NFT)

Teknologi blockchain memang adalah sebuah “design space” yang baru dan memiliki begitu banyak kemungkinan dan potensi disrupsi luar biasa. Di Tahun 2020 dunia blockchain diramaikan dengan narasi Decentralized Finance (DeFi), di tahun 2021 ada lagi narasi Non Fungible Token atau NFT. Vexanium blockchain juga telah memiliki standar NFT open source di Githubnya. Bukan tidak mungkin

Di atas adalah beberapa kegunaan dari token VEX yang merupakan jaringan blockchain dari Indonesia. Berbeda dengan cryptocurrency seperti Bitcoin yang merupakan Store of Value, platform smart contract seperti Vexanium memiliki potensi untuk mendisrupsi banyak industri, termasuk menghilangkan middleman sehingga fee transaksi menjadi lebih kecil, mengubah cara pandang terhadap sebuah “perusahaan” dan pengelolaannya, menciptakan bisnis model baru seperti NFT atau “barang digital yang limited” yang tidak pernah ada sebelumnya dan banyak lainnya.

Dari sekian banyak kegunaan cryptocurrency VEX di atas, yang mana yang belum Anda praktekkan?

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

6FansSuka
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru