Rabu, 14 Januari 2026

Nah! Oktober 2017 Pembayaran Jalan Tol Seluruhnya Non Tunai

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) targetkan pembayaran non tunai (cashless) untuk seluruh ruas tol di Indonesia pada Oktober 2017. 

“Kami sudah punya program agar jalan tol semua non tunai pada Oktober ini,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, usai pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Kantor Kementerian PUPR, Rabu, (3/5). 

Menteri Basuki mengatakan saat ini pembayaran non tunai jalan tol baru mencapai 23 persen, padahal kecepatan waktu transaksi di gerbang tol menjadi salah satu standar pelayanan jalan tol. Untuk itu, Kementerian PUPR terus mendorong penggunaan penerapan sistem transaksi elektronik (Electronic Toll Collection).

Demi mencapai target non tunai pada Oktober 2017, Kementerian PUPR menyiapkan empat langkah. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ mengatakan langkah pertama adalah penyediaan alat yang sudah disiapkan sejak Februari 2017. Langkah kedua adalah sosialisasi kepada publik.

“Kami akan mensosialisasikan ke Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sedangkan sisi perbankan akan disosialisasikan oleh BI,” jelas Herry. 

Langkah ketiga adalah penyediaan fasilitas pengisian kembali atau Top-Up yang mudah dijangkau masyarakat, sedangkan keempat adalah penyiapan multi bank multi issue. Sehingga satu alat pembaca bisa membaca semua kartu yang akan digunakan. 

Rencananya saat semua tahap persiapan selesai, Kementerian PUPR akan melakukan uji coba pada ruas tol Jakarta-Cikampek-Palimanan Jakarta-Bandung dan ruas tol Juanda-Waru setelah arus mudik Lebaran selesai. 

Sementara itu, Agus Martowardojo optimis target non tunai di jalan tol tahun ini akan tercapai dengan kepemimpinan Menteri PUPR saat ini. BI sendiri akan menyiapkan standardisasi untuk perbankan maupun non-bank untuk bisa ikut menerbitkan kartu dengan sistem interoperasi dan interkoneksi. 

“Nanti penerbit kartu tol bukan hanya bank-bank, tapi juga non-bank dan untuk penerbitannya akan menggunakan standar dari BI,” jelas Agus. 

Kepada Bergelora.com dilaporkan, total panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia kini mencapai 995 km, yang terbagi menjadi 35 ruas dan 22 BUJT. Lalu lintas harian rata-rata kendaraan di jalan tol mencapai 4,8 juta kendaraan dengan pendapatan Rp 12 triliun setiap tahunnya. Pada tahun ini  diharapkan terdapat tambahan ruas pada tol baru yang dioperasikan sekitar 392 kilometer.(Calvin G. Eben-Haezer)

 

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru