Sabtu, 24 Februari 2024

SIKAT JANGAN TERSISA..! Dua Teroris Tewas Ditembak di Lampung, Densus 88: Terjadi Kontak Tembak

JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati dua tersangka teroris di Lampung pada 12 April 2023 lalu.

Adapun dua tersangka teroris itu merupakan bagian bagian dari 142 tersangka teroris yang diamankan pihak Densus 88 Antiteror Polri sepanjang tahun ini.

“Saya sampaikan bahwa peristiwa di mana meninggalnya dua orang tersangka terorisme itu ketika penangkapan kelompok Lampung,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Rabu (20/12/2023).

Aswin mengatakan, tewasnya dua teroris itu akibat adanya kontak senjata antara para teroris dengan anggota Densus 88.

Kedua tersangka yang meninggal dunia berinisial N alias BA dan ZK. Mereka adalah bagian dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Kemudian, Aswin mengungkapkan, kontak tembak saat itu juga mengakibatkan seorang tim Densus 88 luka berat. Bahkan, anggota itu hingga saat ini masih menjalani perawatan.

“Di mana terjadi kontak tembak dengan kita. Kemudian, satu orang dari anggota Densus mengalami luka berat,” ujarnya.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap sebanyak 142 tersangka terorisme sepanjang periode 2023, tepatnya sejak awal Januari hingga Desember hari ini.

Namun, ada dua dari teroris yang diamankan tewas dalam proses penangkapan. “Ada 2 tersangka yang meninggal dunia dalam penegakan hukum ya, dilakukan penegakan hukum oleh Tim Densus 88,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu kemarin.

Ramadhan mengatakan, para teroris yang ditangkap berasal dari berbagai organisasi. Di antaranya, 29 tersangka jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau Anshor Daulah (AD); 49 tersangka jaringan Abu Oemar (AO); dan tujuh orang dari jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS)/ Kemudian, 50 tersangka jaringan Jamaah Islamiyah (JI); tujuh tersangka dari jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS); serta lima dari Negara Islam Indonesia (NII).

“Kemudian berdasarkan jenis kelamin tersangka dari 142 tersangka, 138 pria dan 4 wanita,” ujar Ramadhan. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru