JAKARTA- Menyoal kebakaran tangki berisi pertalite di area Kilang Cilacap direspons oleh Fraksi PDIP di DPR.
Pihaknya curiga ada kemungkinan lain yang lebih buruk dari sekedar faktor alam atas kebakaran tersebut.
Bahwa pihaknya menilai banyak faktor, bisa jadi ada campur tangan mafia migas, atau ada sabotase di sana. Sehingga pihaknya mendorong perlu adanya investigasi mendalam.
Fraksi PDIP meminta Kementerian BUMN dan PT Pertamina serta pihak berwenang lainnya untuk menginvestigasi secara menyeluruh. Tujuannya agar tak terulang di kemudian hari.
Sebab, seperti yang diutarakan oleh Anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu bahwa pihaknya tak begitu yakin bahwa ini faktor petir, āPetir itu terjadi bisa kapan saja,ā tuturnya, Senin (15/11).
Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, ia menjelaskan bahwa dengan kemampuan teknologi sekarang, harusnya pengamanan bisa jauh lebih baik. āMelihat sudah terjadi berkali-kali masa iya sih tidak apa perbaikan sama sekali?,ā terangnya.
Olehnya itu, Adian menduga ini tidak ada upaya untuk memperbaiki agar tidak terjadi peristiwa yang sama di kemudian hari.
āKarena terjadi berkali-kali, kita melihat jangan-jangan tidak cuma karena faktor alam, mungkin tidak terbuka faktor-faktor yang lain, misalnya human errorā,ā katanya.
Menurutnya ada lima level pengamanan yang seharusnya dilakukan di setiap kilang minyak, āIni kan harusnya masuk kategori objek vital negara,ā bebernya.
Ia menilai bahwa pengamanannya itu harus luar biasa, āMengamankan dari sabotase, mengamankan dari bencana alam dan sebagainya.ā
Ia mengurai bahwa perlu dibuka secara terang ini persoalan, misalnya yang menjaga berapa banyak? Sedang apa saat itu? Kemudian mungkin tidak terjadi sabotase?
āYa mungkin juga. Oleh siapa? Bisa mafia migas, bisa juga orang-orang lain yang berkepentingan untuk membuat instabilitas,ā jelasnya.
āKenapa, karena bahan bakar minyak ini kan komponen penting buat industri, buat kehidupan manusia, dan sebagainya,ā sambung Adian. (Web Warouw)

